Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Riau

Tidak Terima Anaknya Dibogem Hingga Tewas, Ibu Siswa SMP Bukit Raya Berharap Pelaku Dihukum Berat

Tidak Terima Anaknya Dibogem Hingga Tewas, Ibu Siswa SMP Bukit Raya Berharap Pelaku Dihukum Berat
Ibu korban, Gresia tampak terpukul saat berada di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru setelah mengetahui anak laki-lakinya meninggal dunia setelah terlibat perkelahian, Jumat siang (foto: barkah/goriau.com)
Jum'at, 30 September 2016 14:20 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Ibu korban, Gresia (34) syok mengetahui anak laki-lakinya, DO (14) meregang nyawa setelah berkelahi dengan salah seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Pd (16), Jumat (30/9/2016) siang, pukul 11.00 WIB tadi.

"Tadi, Dia (DO) bonceng tiga sama temannya naik motor, anak saya duduk di tengah. Di jalan, jumpa sama Pd ini, langsung dipukulnya anak saya sampai pingsan," ujar Gresia pilu, saat berbincang dengan GoRiau.com (GoNews Grup) di RSUD Arifin Achmad, Jumat siang.

"Saya bilang sama temannya, kenapa tidak dibawa langsung ke klinik. Anak saya malah dibiarkan saja tergeletak di lapangan dekat Kantor Lurah Sail. Saya sampai di sana (lapangan), anak saya sudah tidak bernafas," sambungnya.

Kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Gresia mengungkapkan, dirinya tidak menerima anaknya dianiaya hingga meninggal dunia. "Dia (DO) anak nomor tiga, saudaranya semua ada enam. Saya tidak terima, saya mau Pd (pelaku) dihukum berat," imbuhnya.

Pantauan GoRiau.com (GoNews Grup), pihak kepolisian tengah melakukan visum dan autopsi jasad korban di ruang Pemulasaran Jenazah RSUD Arifin Achmad.

Sedangkan, terduga pelaku sudah diamankan di Mapolsek Tenayan Raya. Hingga berita ini diterbitkan, kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian. Belum diketahui pasti motif perkelahian maut ini.***

Kategori:Riau, Olympic
wwwwww