Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
24 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
2
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
22 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
3
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
22 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
4
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
5
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
22 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
6
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Home  /  Berita  /  PON

Pendemo di Pidie Minta Dewan Tak Buat Kegaduhan

Pendemo di Pidie Minta Dewan Tak Buat Kegaduhan
Puluhan masyarakat pendukung pilkada damai berdemo di depan Gedung DPRK Pidie, Selasa (18/10/2016). [Amiruddin]
Selasa, 18 Oktober 2016 10:38 WIB
Penulis: Amiruddin
SIGLI - Puluhan masyarakat dan pemuda, pendukung pilkada damai di Kabupaten Pidie, berdemo di depan Gedung DPRK setempat, Selasa (18/10/2016). Puluhan massa dengan emosi mencaci maki para anggota dewan, dan Komisi A khususnya.

Amatan GoAceh, mereka mengecam keras ‎upaya Komisi A yang mengintervensi kinerja Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie. Bahkan pengunjuk rasa meminta DPRK untuk tidak menciptakan kegaduhan politik dengan cara mengintervensi tugas penyelenggara pilkada seperti KIP dan Panwaslih.
 
"Apa lagi dengan mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang mengandung ancaman kepada penyelenggara pilkada," kata Adnan Ubat Kareung, salah seorang demonstran di hadapan Wakil DPRK, Jamaluddin dan Ketua Gerindra, Isa Alima.
 
Sementara koordinator aksi, Faisal menegaskan, tindakan DPRK Pidie tersebut mengindikasikan ada upaya menggagalkan pasangan calon tertentu yang dilakukan secara sistematis.
 
Hal ini menurutnya, akan mengakibatkan Panwaslih bagaikan boh simalakama (dilema), dan akhirnya pengelenggara menjadi plin plan dalam bersikap atau memberi putusan sehingga akan meresahkan masyarakat.
 
Wakil Ketua DPRK, Jamaluddin saat menjawab pertanyaan pendemo ‎mengatakan, ketua beserta anggota Komisi A tidak ada di tempat dan mereka sudah keluar. Akhirnya pengunjuk rasa meminta Jamaluddin untuk menghentikan pembicaraannya.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON
wwwwww