Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
20 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
13 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
17 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
15 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
12 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Home  /  Berita  /  Beladiri

Hentikan Aktivitas PETI di Pangean Kuansing, Polisi Rusak 18 Rakit

Hentikan Aktivitas PETI di Pangean Kuansing, Polisi Rusak 18 Rakit
Seorang polisi sedang merusak rakit PETI di Kuansing.
Jum'at, 21 Oktober 2016 15:49 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Kepolisian Resor Kuantan Singingi (Kuansing), Riau terus membuktikan komitmennya dalam memberantas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Seperti Jumat (21/10/2016) pagi, operasi penertiban PETI dipusatkan di Kecamatan Pangean. Hasilnya, 18 rakit PETI atau yang lebih dikenal dompeng dirusak oleh aparat.

Pengrusakan rakit dan perkakas menambang dilakukan agar para pemilik tidak lagi menjalankan aktivitas ilegal yang merusak lingkungan tersebut.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pangean, AKP Risnaldi didampingi Kapolsek Benai, Iptu Hendra Setiawan, SH.

"Jadi, Kapolsek Pangean didampingi Kapolsek Benai menyisir aktivitas PETI di sungai Kuantan," ujar Kapolres Kuansing, AKBP Dasuki Herlambang, SIk, MH melalui Kasubag Humas AKP G. Lumban Toruan di Telukkuantan.

Di Desa Padang Kunyit, lanjut Lumban, polisi berhasil merusak delapan unit rakit dompeng. Sedangkan di Pulau Rengas, polisi menemukan tujuh unit rakit. Sementara di Sukaping ditemukan satu rakit.

"Semuanya dirusak dan ditenggelamkan di Sungai Kuantan. Selama operasi, hingga pukul 11.00 Wib, kondisi tetap kondusif," pungkas Lumban.***

Kategori:Beladiri
wwwwww