Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
18 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
18 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  PON

Kecelakaan di Lintas Bireuen-Takengon, Suami Istri Menginggal

Kecelakaan di Lintas Bireuen-Takengon, Suami Istri Menginggal
Ilustrasi
Jum'at, 28 Oktober 2016 14:46 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Kecalakaan di jalan lintas Bireuen-Tekengon, tepatnya di kilometer 15, kawasan Alue Rambong, Kecamatan Juli, Bireuen merenggut dua nyawa pasangan suami dan istri, Jumat (28/10/2016) sekira pukul 14.00 WIB.

Kedua korban meninggal itu Jufri Bramad (54) dan istrinya, Martini (46) warga Alue Rambong, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh.
 
Sebelum kejadian, korban mengendarai sepeda motor Mio Soul, belum diketahui nomor polisi itu berboncengan dengan istrinya ke arah selatan Bireuen. Diduga korban dihantam dari arah belakang oleh mobil Kijang Kapsul warna hitam BK 1136 DC.

“Saat kami ke TKP usai mendapat laporan, kedua korban sudah tergelatak di pingir jalan, sementara mobil yang menabrak korban tancap gas,” kata Brigadir, Mahdi dari anggota Satlntas Polres Bireuen kepada GoAceh di IGD rumah sakit Bireuen.

Terakhir Kijang Kapsul tersebut ditemukan di kilometer 16, masih di kawasan Alue Rambong tanpa pemiliknya dengan kondisi pintu mobil terkuci. “Kijang tanpa tuan itu kini telah diamankan ke Pos Lantas, Bireuen,” kata anggota Satlantas lainnya.

Pascakejadian, kedua korban yang sudah meninggal dunia itu dievakuasi dengan mobil Satlantas ke RSUD dr Fauziah yang ditemani warga lainnya.

Sementara itu, seorang keluarga dekat korban mengatakan, sebelum kejadian, keduanya ingin ke tempat familinya di kawasan kilometer 30 untuk rapat pesta. "Pekan depan, rencananya keluarga korban akan melangsungkan acara pesta anaknya,” terang keluarga dekat korban yang enggan menyebut namanya.
 

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON
wwwwww