Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
12 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
6 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Home  /  Berita  /  Riau

Diteriaki Maling, Remaja Malang di Pekanbaru Tewas Diduga Dimassa

Diteriaki Maling, Remaja Malang di Pekanbaru Tewas Diduga Dimassa
Ilustrasi (internet)
Senin, 31 Oktober 2016 09:08 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Seorang remaja, Gn (18) meregang nyawa di dekat lapangan voli Asrama Manipol, jalan Sutomo, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru, Riau, Minggu (30/10/2016) malam, pukul 21.45 WIB. Ia diduga tewas dihakimi massa karena diteriaki maling oleh warga setempat.

Peristiwa nahas itu diketahui ketika, dua orang saksi, Rudi dan Ginting mendengar orang berteriak maling. Spontan, kedua saksi langsung menuju ke dekat lapangan voli dan menemukan seorang pria dalam posisi terlentang dikelilingi puluhan massa.

Mengetahui hal itu, kedua saksi langsung menghubungi Polsek Limapuluh. Setibanya petugas kepolisian di TKP, remaja malang tersebut langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Riau guna mendapatkan pertolongan medis.

"Sampai di RS Bhayangkara, dokter di sana mengatakan, korban sudah meninggal dunia dan langsung kita lakukan visum jasad korban," ujar Kanit Reskrim Polsek Limapuluh, Ipda M Bahari Abdi saat dikonfirmasi GoRiau.com (GoNews Grup) melalui selularnya, Senin (31/10/2016) pagi.

"Dari visum, memang terdapat sejumlah luka memar hampir disekujur tubuh korban. Tapi kita belum bisa pastikan penyebab korban tewas dan motif korban dihakimi massa. Untuk saat ini kita masih melakukan penyelidikan mendalam, sejumlah saksi juga akan kita minta keterangannya," pungkas Kanit.***

Kategori:Riau, Beladiri
wwwwww