Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
21 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
15 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
14 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
16 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  PON

Ini Pernyataan Sikap BMI Aceh, Terkait Demo Ahok

Ini Pernyataan Sikap BMI Aceh, Terkait Demo Ahok
Aksi demo BMI Aceh, di depan Mapolda Aceh, Banda Aceh, Kamis (3/11/2016) [Hafiz Erzansyah]
Kamis, 03 November 2016 16:03 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Puluhan anggota Barisan Muda Islam Indonesia (BMII) Aceh, menggelar aksi demo terkait Ahok, di Banda Aceh, Kamis (3/11/2016). ‎Aksi ini mendapat pengawalan ketat puluhan hingga ratusan pihak kepolisian di depan gerbang Mapolda Aceh.

Berdasarkan fatwa dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) tertanggal 11 Oktober 2016 tentang pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016 lalu, terkait Alquran Surat Al Maidah Ayat 51 yang dikategorikan: (1) Menghina Alquran dan/atau (2) Menghina ulama yang memiliki konsekuensi hukum.‎

 
Barisan Muda Islam Aceh menyatakan sikap sebagai berikut :
 
1. Mengecam tindakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang telah mengkebiri kebhinekaan dan semangat nasionalisme karena telah menistakan agama Islam sebagai agama yang telah diakui konstitusi.
 
 
2. Menuntut supremasi hukum yang adil bagi setiap golongan serta menuntut aparat penegak hukum untuk kembali pada kedaulatan hukum dan aturan di Indonesia dengan mengusut dan mengadili terlapor pelaku penistaan agama dalam hal ini adalah Basuki Tjahja Purnama (Ahok)atas dugaan pelanggaran UU No.1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama, serta pasal 156a KUHP Tentang Penistaan Agama.
 
 
3. Menolak segala bentuk penistaan agama manapun dan atas nama apapun.
 
4. Menyerukan kepada seluruh umat Iuntuk menjaga keharmonisan kehidupan beragama, dan aktif dalam menjaga persatuan da kesatuan bangsa.
 
"Hukum harus ditegakkan agar tercapainya keadilan. Persatuan harus diutamakan agar senantiasa mendapat kemuliaan," ujar Koordinator Aksi, Asrijal.
 

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, PON
wwwwww