Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
20 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
21 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Kata Ruhut, Semakin Ahok Teraniaya, Orang Tambah Cinta, Dia Itu Sudah Buktikan Membangun Jakarta

Kata Ruhut, Semakin Ahok Teraniaya, Orang Tambah Cinta, Dia Itu Sudah Buktikan Membangun Jakarta
Ruhut Sitompul
Jum'at, 04 November 2016 06:07 WIB
JAKARTA - Juru bicara pasangan calon gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat, Ruhut Sitompul mengatakan, Ahok semakin dicintai orang karena dizalimi.

"Makin meroket, makin mantap. Itu sudah hukum alam orang dianiaya, terzalimi orang makin cinta. Apalagi orang sudah merasakan hasil kerja Ahok di Jakarta ini," kata Ruhut di Jakarta, Kamis (03/11/2016).

Bahkan, Ruhut mengatakan, penolakan terhadap Ahok justru semakin mengukuhkan Ahok untuk memenangkan Pilkada .

Kata Ruhut, selama ini kelompok penentang Ahok adalah kelompok kiri. Padahal, Ahok sudah bekerja membuktikan keberhasilannya memimpin DKI Jakarta.

Sementara, Ketua DPP PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari‎ mengungkapkan, penolakan terhadap Ahok di Rawa Belong, Jakarta Barat, kemarin telah merusak hukum dan demokrasi.

"Saya sedih, anarkis, kultur hukum sudah rusak," kata Eva.

Saat ini, kata Eva, PDI Perjuangan berusaha keras menahan kemarahan para satgas dan kader yang sudah mau turun memberikan perlawanan.

"Sementara kami yakin bahwa polisi mampu mengendalikan keadaan. PDIP tidak mau terpancing karena kita inginkan Pilkada yang gembira dan milik bersama semata," ungkap dia.

Baca Juga:

. Kata Ruhut, Yang Demo Kemaren Dibenci Rakyat, Jadi Akhirnya Coblos Ahok, Sering-seringlah Demo...

. Terancam Dipecat Sebagai Anggota DPR, Ruhut: Emang Gue Pikirin

Eva menyatakan, peristiwa di Rawa Belong tidak menyurutkan langkah Tim sukses Ahok untuk melakukan blusukan.

Dia meyakini masih banyak masyarakat DKI Jakarta yang menerima Ahok.

"Kami akan lanjutkan blusukan, karena yang menolak lebih kecil jumlahnya walau nyaring bunyinya. Kami percaya pendukung silent majority yang rasional pakai akal daripada yang emosional pakai perasaan (kebencian)," tandas dia. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:rimanews.com
Kategori:DKI Jakarta, Olympic, PON, Badminton
wwwwww