Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
12 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
12 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
12 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
17 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Hanura Aceh Tengah: Pilkada Aceh Harus Damai

Hanura Aceh Tengah: Pilkada Aceh Harus Damai
Ilustrasi
Selasa, 08 November 2016 17:36 WIB
Penulis: Syamsul Bahri

TAKENGON - Memasuki tahapan pilkada 2017, suhu politik di Aceh sedikit memanas. Hal ini menjadi perhatian seorang politikus perempuan di Aceh Tengah yang saat ini duduk di DPRK, Asmayanti.

Ditemui GoAceh di ruang kerjanya, Selasa (8/11/2016), Asmayanti menyampaikan harapannya agar pilkada kali ini dapat berjalan sukses.

"Kita semua tentunya berharap, agar pilkada kali ini dapat terselenggara dengan tertib, aman, damai dan berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang ada, sehingga tidak terjadi kerusuhan yang menimbulkan adanya korban jiwa," ujar Anggota Komisi D DPRK Aceh Tengah ini.

Asma juga mengatakan secara kepartaian, khususnya Hanura, sesuai amanat Partai, setiap kader partai wajib mendukung dan memilih kandidat calon bupati dan wakil bupati yang diusung, yaitu pasangan Khairul Asmara-Zulfikar AB.

Ada sekitar 140 orang pengurus Hanura kecamatan yang yang tersebar di 14 kecamatan se-Aceh Tengah ditambah pengurus DPC, yang dijadikan sebagai mesin partai untuk memenangkan pasangan tersebut.

Lebih lanjut Asma menjelaskan, apabila ada kader Hanura yang membelot dari keputusan partai, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan AD ART partai. Adapun sanksi terendah adalah diberikan surat peringatan dan sanksi tertinggi adalah pemberhentian dari keanggotaan partai.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Metropolitan
wwwwww