Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
9 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
8 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
8 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
5
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
8 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
12 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  PON

Menunggak, PDAM Tamiang Stop Air ke Museum Disbudparpora

Menunggak, PDAM Tamiang Stop Air ke Museum Disbudparpora
Direktur PDAM Tirta Tamiang, Suhairi
Rabu, 09 November 2016 12:01 WIB
Penulis: Suparmin
KUALASIMPANG - PDAM Tirta Tamiang akhirnya memutus aliran air bersih ke Museum (Istana Karang) di Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Pemutusan aliran air tersebut karena pihak pengelola Museum belum melunasi tunggakan rekening penggunaan air selama 7 bulan sejak April hingga Oktober 2016.

"Pencabutan meteran dilakukan pada Oktober lalu, meteran air akan dipasang dan pengaliran air dimasukkan kembali ke Istana Karang setelah dilakukan pelunasan tunggakan berikut pembayaran denda dan dana penyambungan kembali," ujar Direktur PDAM Tirta Tamiang, Suhairi, Rabu (9/11/2016).

Walaupun hanya senilai Rp573.200 sambung Suhairi, namun sesuai aturan perusahaan PDAM, jika pelanggan mengalami penunggakan, maka PDAM Tirta Tamiang memutuskan suplay air ke museum tersebut.

Kabid Kebudayaan, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Aceh Tamiang, Supiah dikonfirmasi GoAceh, Rabu (9/11/2016) menyebutkan, tidak menganggarkan dana pembayaran air PDAM untuk museum.

"Saya sudah tanyakan ke Bendahara, katanya di Dinas tidak ada anggaran pembayaran air PDAM," sebut Supiah.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON
wwwwww