Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
2
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
22 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
3
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
4
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
23 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
5
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Sepakbola
23 jam yang lalu
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
6
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
7 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Sarohatua Ingin Ikuti Jejak Hendrik Simangunsong

Sarohatua Ingin Ikuti Jejak Hendrik Simangunsong
Adi Swandana (tengah), Ferdinand Kase (sebelah kanan) dan Sarohatua Lumban Tobing (pojok kanan). (Azhari/GoNews)
Senin, 14 November 2016 18:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tekad bulat telah ditanamkan peraih perunggu kelas 64kg PON Jawa Barat 2016, Sarohatua Lumban Tobing saat memenuhi panggilan mengikuti test fisik atlet SEA Games Malaysia 2017 yang dilaksanakan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) di Stadion Atletik Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Pria kelahiran Tarutung, Sumatera Utara (Sumut), 22 Agustus 1997 ini ingin mengikuti jejak petinju legenda Sumut, Hendrik Simangunsong yang pernah menjadi juara Asia 1993. "Saya ingin mengikuti jejak Hendrik Simangunsong. Kalau terpilih, saya akan berusaha meraih emas sebagai target pertama tampil di SEA Games Malaysia 2017," kata Sarohatua Lumban Tobing baru-baru ini.

Tekad yang sama juga dilontarkan peraih emas kelas kelas 52kg PON Jawa Barat 2016, Fendinand Kase. "Saya akan memanfaatkan kesempatan untuk bisa menjadi yang terbaik," kata petinju Jawa Barat kelahiran Soe, Nusa Tenggara Timur 14 Nopember 1989.

Ketujuh petinju yang mengikuti test fisik Satlak Prima yakni Cornelis Kwangu, Ferdinand Kase, Sunan Agung, Aldom, Sarohatua, Bram Betaubun, dan Josua. "Mereka merupakan petinju potensial yang berpeluang meraih medali," kata pelatih Tim Tinju Indonesia, Adi Suwandana. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww