Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
19 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
20 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
20 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Beroperasi Selama 24 Jam, Transjakarta Layani 99,6 Juta Pelanggan

Beroperasi Selama 24 Jam, Transjakarta Layani 99,6 Juta Pelanggan
Rabu, 16 November 2016 11:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - PT Transjakarta melayani pelanggan sebanyak 99.661.553 pada Januari-Oktober 2016, naik 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sekitar 85.916.920 pelanggan.

Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan prestasi itu menunjukkan komitmen Transjakarta dalam melayani penumpang 24 jam dalam satu hari, 7 hari dalam seminggu, dan 365 hari setiap tahunnya. 

Pencapaian tersebut juga menunjukkan publik mengandalkan Transjakarta sebagai angkutan transportasi DKI Jakarta yang aman dan nyaman. "Saat ini Transjakarta telah memiliki 1.347 unit bus untuk melayani seluruh pelanggan," ungkap Budi Kaliwono kepada GoNews.co, Rabu (16/11/2016) di Jakarta.

Setelah penambahan 116 unit bus yang bertujuan mewujudkan Jakarta baru yang melayani warganya dalam bidang transportasi, menurutnya, PT Transjakarta melakukan penambahan bus setiap tahunnya. Penempatan bus-bus berstandar minimum Transjakarta di seluruh rute angkutan umum merupakan arahan Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama.

"Untuk tahun 2017, armada Transjakarta menjadi 3.000 unit bus melalui pengadaan sendiri dan kerja sama operasi dengan operator lain. Secara khusus Transjakarta sudah memutuskan membeli 300 unit bus Low entry yang merupakan bagian dari pengadaan sampai dengan tahun 2017," tandasnya. 

Keistimewaannya kata dia, bus low entry adalah memudahkan saat naik ke bus karena memiliki lantai rendah sehingga ramah terhadap difable. Bus low entry ini akan digunakan di non koridor, sehingga akan menggantikan angkutan regular di Jakarta seperti Kopaja, Metro Mini, Mayasari dan PPD. Pengoperasian bus low entry akan menjadi pertama dijalanan di Indonesia.

Sekilas Tentang TransJakarta.

Pada 2015 lalu, Transjakarta berubah status menjadi bentuk BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan resmi berganti nama Transportasi Jakarta. Rencana pembukaan layanan koridor-koridor baru terus berjalan, inovasi-inovasi pun diluncurkan demi kenyamanan para pelanggan. 

PT Transjakarta sebagai perusahaan daerah yang ditujukan untuk menyelenggarakan transportasi di DKI Jakarta  saat ini sudah mengoperasikan layanan di Koridor (BRT) dan non Koridor (Non BRT) dengan sejumlah rute. Bus bus yang dioperasikan saat ini dari berbagai jenis seperti articulated bus, single bus, medium bus, dan double deck di sejumlah rute yang dioperasikan.

PT Transjakarta juga memperpanjang waktu layanan reguler untuk koridor 1hingga 11. Serta rute layanan PGC (Pusat Grosir Cililitan)-Harmoni dan Bekasi Barat. (**/dnl)

wwwwww