Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Pengamanan Natal, Jawa Tengah Siaga I

Pengamanan Natal, Jawa Tengah Siaga I
Penangkapan terduga teroris di Solo beberapa waktu yang lalu. (istimewa)
Minggu, 25 Desember 2016 02:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa beberapa daerah Jawa Tengah masuk dalam kategori siaga satu terkait dengan pengamanan perayaan Natal.

"Tidak bisa saya sebutkan secara rinci daerah mana, tapi beberapa daerah Jawa Tengah masuk siaga satu," kata Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian ketika mengunjungi Gereja Katedral untuk memantau keamanan di Jakarta, Sabtu, (24/12/2016).

Ia menjelaskan bahwa alasan Jawa Tengah siaga satu adalah kerena telah ditangkapnya beberapa teroris yang berasal dari daerah Jawa Tengah, sehingga bisa diantisipasi tidak menuju ke daerah lainnya.

Tito juga mengatakan tidak setiap daerah lantas disebut status siaga satu, karena tingkat kerawanan dan ketertiban yang berbeda-beda.

"Jika memang daerah tersebut aman maka juga tidak ada status siaga satu, masing-masing berbeda statusnya," katanya.Terkait dengan imbauan Perayaan Hari Natal, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan bahwa perbedaan suku, agama, ras dan golongan merupakan pemersatu bagi bangsa Indonesia.

"Semenjak Proklamasi, kita sudah mencanangkan bahwa semua perbedaan itu bukan pemecah, tetapi justru menjadi pemersatu bagi kita semua," kata Tito saat meninjau pelaksanaan ibadah misa malam Natal di Gereja Reformed Injili Indonesia, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menurut dia, perbedaan merupakan kekayaan bagi seluruh warga negara Indonesia. Sehingga, harus dimanfaatkan sebagai alat pemersatu bangsa.  "Perbedaan adalah kekayaan bagi kita semua dan kita semua satu bangsa dengan berbagai perbedaan. Oleh karena itu, jadikan perbedaan sebagai alat pemersatu bangsa," ujar Kapolri.

Dalam kunjungan tesebut, tidak lupa Tito juga menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh jemaat yang tengah beribadah di gereja itu. "Selamat Natal untuk semuanya. Semoga cinta kasih dan damai dapat memberkati kita semua pada malam hari ini. Tuhan berkati," ujar Tito.

Tito bersama dengan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dan Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono keliling Jakarta mengunjungi Gereja Imanuel, HKBP Menteng, Gereja Reformed Injil Indonesia, Gereja Theresia dan Gereja Katedral, Jakarta. ***

Sumber:Antara
Kategori:Badminton, PON, Olympic, DKI Jakarta, Jawa Tengah
wwwwww