Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
20 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Beladiri

Kenakan Rompi Tahanan Korupsi, Mantan Kadisdik Rohil dan 2 Honorer Bungkam saat Digiring ke Rutan

Kenakan Rompi Tahanan Korupsi, Mantan Kadisdik Rohil dan 2 Honorer Bungkam saat Digiring ke Rutan
Tampak 3 tersangka di dalam mobil, Tersangka MW duduk di belakang sambil menutup wajahnya (Foto: Chairul Hadi)
Rabu, 25 Januari 2017 15:18 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (25/1/2017), Mantan Kepala Dinas Rohil berinisial MW dan dua oknum honorer HS dan JS akhirnya digiring ke Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk, Kota Pekanbaru, Riau.

Ketiganya tampak menggunakan Rompi orange bertuliskan tahanan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Kejaksaan Tinggi Riau. Tak sepatah kata pun ke luar dari mulut MW terkait kasus korupsi yang menjeratnya. Termasuk HS dan JS.

Pantauan GoRiau.com (GoNews Group), MW sempat terlihat beberapa kali memegang perutnya. Sementara tangan lainnya menutup wajah dari sorotan kamera. Didampingi beberapa penyidik, ketiganya lalu digiring masuk ke mobil.

"Jika dihitung, total kerugian negara atas dugaan korupsi oleh tiga tersangka ini senilai Rp1,81 Miliar," ungkap Kepala Seksi Pidana Khusus Kejati Riau, Sugeng Riyanta diwawancarai GoRiau.com (GoNews Group), Rabu siang.

Baca Juga: Mantan Kepala Dinas Pendidikan Rohil dan 2 Honorer Resmi Ditahan Kejati Riau

Cukup lama ketiga tersangka ini menjalani proses administrasi digedung Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau. Setelah selesai, MW sempat masuk ke mobil berpelat merah dan enggan ke luar.

Baru lah setelah proses penandatanganan berkas, MW ke luar dari mobil dan masuk lagi ke salah satu ruangan gedung Pidana Khusus. Tak lama, tersangka muncul bersama JS dan HS dengan rompi tahanan.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini bergulir tahun 2014 lalu saat MW menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan. Ia diduga 'menyerongkan' anggaran kegiatan rutin dan belanja langsung bersama dua orang kepercayaannya itu.

"Perkara berawal dari laporan hasil analisis transaksi keuangan mencurigakan dari PPATK, indikasinya korupsi. Laporan awal ada rekening milik JS di salah satu Bank BUMN cabang Rohil isinya sekitar Rp1,8 miliar," beber dia. ***

Kategori:Beladiri
wwwwww