Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
11 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
2
Dirjen PRL Kementerian Kelautan Wafat Setelah Terinfeksi Corona
Nasional
14 jam yang lalu
3
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
Politik
12 jam yang lalu
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
4
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
Politik
11 jam yang lalu
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
5
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan 'Para-Para Papua'
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan Para-Para Papua
6
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Home  /  Berita  /  Olahraga

Pemain asal Aceh di Al Gharafa, Qatar atau Indonesia?

Pemain asal Aceh di Al Gharafa, Qatar atau Indonesia?
Andri Syahputra [Istimewa]
Rabu, 15 Februari 2017 18:32 WIB
JAKARTA - PSSI saat ini memang ingin membangun Timnas Indonesia yang lebih baik ke depannya di bawah Asuhan Pelatih Luis Milla. Beberapa nama-nama pemain keturunan Indonesia di Eropa dan Asia sedang dibidik dinaturalisasikan oleh PSSI untuk Timnas Indonesia.

Sekarang sedang di jajaki kiper Juventus Emil Audero dan Pemain Fiorentina Kevin Diks untuk dinaturalisasi, PSSI kini sedang berusaha menarik seorang pemain bernama Andri Syahputra pemain muda asal Lhokseumawe, Aceh.

Sebenarnya Andri bukan pemain yang ingin dinaturalisasi oleh PSSI karena memang ia merupakan asli orang Indonesia.

Hanya saja, pemain berusia 17 tahun itu saat ini sudah menimba ilmu sepak bolanya selama 10 tahun di Qatar. Permainannya yang menarik membuat Andri yang saat ini membela klub Al Gharafa itu ingin dinaturalisasi oleh Qatar.

Tentu hal itu menjadi perhatian Khusus bagi PSSI yang akan kehilangan pemain masa depannya yang diharapkan untuk Timnas.

Mendengar kabar tersebut, Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, memberikan komentar pedas.

“Tidaklah, jangan terlalu lebay. Saya tidak mau menanggapi kabar seperti itu. Pokoknya tidak ada restu-restuan untuk dia dinaturalisasi oleh Qatar. Dia itu orang Indonesia,” tegas pria kelahiran Sabang, Aceh itu di Kantor PSSI, Kuningan, Jakarta Selatan.

Pria yang juga menjabat sebagai Pangkostrad TNI AD itu akan melihat lebih dulu kemampuan Andri selama bermain di Qatar.

Jika penampilan Andri menarik perhatian Edy, maka PSSI akan berusaha keras menariknya untuk membela Timnas Indonesia.

Namun, jika usaha kerasnya itu tidak berhasil, maka Edy cukup marah. Bagi Edy, Andri merupakan pemain asli Indonesia. Bukan pemain yang hanya keturunan saja.

“Kalau dia tidak mau dipanggil untuk membela Indonesia, ya dia harus keluar dari negara Indonesia,” tegas Edy.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Olahraga, Aceh

wwwwww