Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
MPR RI
23 jam yang lalu
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
2
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
MPR RI
24 jam yang lalu
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
3
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
15 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
4
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
16 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
5
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Jokowi Suruh Tanam Singkong, Prabowo Ini Menhan Apa Mentan Sih?
6
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
14 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kemenpora Sebut Lembaga Antidoping Indonesia sedang Kerja Keras Hadapi Asian Games 2018

Kemenpora Sebut Lembaga Antidoping Indonesia sedang Kerja Keras Hadapi Asian Games 2018
Gatot S Dewa Baroto.
Sabtu, 18 Februari 2017 20:07 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Badan Antidoping Dunia (WADA) sudah mencabut sanksi terhadap Lembaga Antidoping Indonesia (LADI). Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengungkapkan dengan pencabutan sanksi tersebut maka selanjutnya akan mempermudah kinerja LADI untuk aktif kembali.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto mengatakan kinerja tersebut tentunya untuk mengawasi pengawasan doping di Indonesia dalam berbagai turnamen yang ada.

"Kemenpora mendorong LADI bekerja keras khususnya dalam rangka menghadapi dan mempersiapkan Asian Games 2018," kata Gatot, Sabtu (18/2/2017).

Dia menyatakan persiapan Asian Games 2018 harus menjadi salah satu prioritas kinerja LADI dalam satu tahun ke depan. Secara keseluruhan, LADI bertugas untuk mencegah doping dalam segala kegiatan olahraga.

Gatot menuturkan pihaknya terus mendorong agar LADI terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan WADA.

"Hal itu juga untuk mematuhi peraturan lembaga antidoping dunia tersebut," tutur Gatot. 

Tentinya Gatot berharap masalah yang terdahulu tidak kembali menerpa LADI kembali. Dengan begitu kejadian penjatuhan sanksi kepada LADI sebelumnya dapat benar-benar menjadi pembelajaran.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawib menerima surat dari Dirjen WADA, Oliver Niggli pada 18 Februari 2017.

Surat tersebut sangat penting bagi Indonesia karena berdasarkan hasil sidang Komisi Review WADA pada 17 Februari 2017 memutuskan sanksi LADI dicabut. 

Pencabutan sanksi tersebut didasarkan atas langkah-langkah perbaikan yang dilakukan oleh Kemenpora bersama dengan LADI dalam dua bulan terakhir. Sementara LADI menerima sanksinya pada November 2016. ***

Sumber:republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Olahraga, DKI Jakarta

wwwwww