Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
9 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
2
Dirjen PRL Kementerian Kelautan Wafat Setelah Terinfeksi Corona
Nasional
12 jam yang lalu
3
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
Politik
10 jam yang lalu
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
4
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
Politik
9 jam yang lalu
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
5
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan 'Para-Para Papua'
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan Para-Para Papua
6
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Home  /  Berita  /  Olahraga

Martunis Gagal Bela PS TNI U-21 karena Cedera Lutut

Martunis Gagal Bela PS TNI U-21 karena Cedera Lutut
Martunis "Ronaldo" mengalami cedera lutut
Senin, 20 Februari 2017 09:35 WIB
JAKARTA - Bocah ajaib asal Banda Aceh, Martunis Sarbini, gagal memperkuat PS TNI U-21 karena mengalami cedera lutut. Ia kini kembali ke Aceh untuk menjalani pemulihan cedera. 

"Saat berlatih, cedera lututnya terasa kembali sehingga tidak bisa berlatih normal. Meski mendapat penanganan dari tim medis PS TNI U-21, Martunis memilih berobat di kampung halamannya di Aceh. Martunis berangkat ke Aceh, Minggu (19/2) pagi," demikian bunyi rilis media PS TNI yang diterima CNNIndonesia.com

Martunis sendiri mulai mengalami cedera lutut ketika bermain di laga ekshibisi di Lapangan Atang Kopasus Cijantung beberapa waktu lalu.

Pada pertengahan 2015, ia sempat direkrut Sporting Lisbon untuk masuk akademi U--19, Alcochete, tempat Ronaldo berkarier sepanjang 1997 hingga 2001. Perekrutan Martunis merupakan bagian dari kampanye Gala Honorary Sporting. 

Akan tetapi, Martunis dilepas sejak pertengahan tahun lalu. Dalam wawancaranya dengan Four Four Two tepat satu tahun lalu, Martunis mengatakan bahwa ia kesulitan beradaptasi dan terlambat mempelajari sepak bola ketimbang remaja-remaja lain yang sudah belajar mengolah si kulit bundar dari usia delapan tahun.  

Martunis, pemuda asal Syiah Kuala, Banda Aceh, selamat dari bencana tsunami satu dekade silam. Bocah kelahiran 10 Oktober 1997 itu menjadi terkenal karena mampu bertahan hidup selama 21 hari sendirian saat bencana tsunami.

Pada 15 Januari 2005, Martunis ditemukan penduduk Pantai Kuala dalam kondisi lemas. Mereka kemudian menitipkan Martunis kepada kru televisi asal Inggris. Saat itu Martunis sedang mengenakan kostum 'bajakan' timnas Portugal.

Terenyuh dengan ketegaran Martunis, Cristiano Ronaldo kemudian mengunjunginya ke Indonesiadan menganggapnya sebagai anak angkat.  

Editor:Kamal Usandi
Sumber:CNN Indonesia
Kategori:Olahraga

wwwwww