Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
Hukum
24 jam yang lalu
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
2
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
DPD RI
7 jam yang lalu
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
3
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
Politik
13 jam yang lalu
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
4
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
Politik
12 jam yang lalu
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
5
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
Politik
12 jam yang lalu
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
6
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
Peristiwa
24 jam yang lalu
Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
Home  /  Berita  /  Riau

Explore Riau Community Kenalkan Pariwisata Riau Kepada Mahasiwa Singapura dan Amerika di Kuala Terusan Pelalawan

Explore Riau Community Kenalkan Pariwisata Riau Kepada Mahasiwa Singapura dan Amerika di Kuala Terusan Pelalawan
Istimewa.
Minggu, 21 Mei 2017 13:53 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Komunitas penggiat wisata, Explore Riau Community (XRC) memperkenalkan pariwisata berbasis budaya lokal di Kuala Terusan kabupaten Pelalawan kepada 28 mahasiwa yang berasal dari Singapore Management University (SMU) Singapura dan Wharton Shool University of Pennylvania, Philadelphia Amerika.

Ketua XRC Rudi Fajar menjelaskan, kegiatan wisata yang ditaja oleh XRC ini merupakan promosi wisata sekaligus memberikan edukasi kepada khalayak yang datang ke Riau khusunya kabupaten Pelalawan.

Di sungai Kuala Terusan 28 mahasiswa didampingi profesor yang menjadi dosen pembimbingya diajak mengelilingi sungai menggunakan perahu motor kayu dan melakukan aktifitas belajar membatik dengan corak atau motif melayu Riau di Rumah Batik Bono yang merupakan galeri batik Riau andalan kabupaten Pelalawan.

"28 mahasiswa dan para profesor yang berasal dari Singapura dan Amerika itu, sangat senang menerima ramahnya sambutan para masyarakat lokal dengan kearifan budaya lokal setempat, dan mereka juga kagum melihat kondisi alam yang masih asri. Selain itu mereka disajikan pegelaran silat lokal, belajar batik tulis dengan motif ciri khas melayu dan mencicipi berbagai kuliner yang disuguhkan masyarakat setempat," kata ketua XRC Rudi Fajar.

"Para pengunjung juga sangat menikmati pemandangan rumah panggung di perkampungan, disini para mahasiswa yang ikut dapat melihat secara langsung kondisi kampung yang masih kental dengan kearifan budaya lokalnya," masih kata Rudi Fajar.

Rudi juga menjelaskan, para mahasiswa yang berkunjung itu juga dapat melihat proses pembuatan atau pengasapan ikan Salai sambil menikmati minuman air kelapa hijau yang disajikan warga sekitar, Aktifitas ini merupakan kegiatan ekonomi masyarakat Pelalawan, sekaligus bisa memberikan edukasi kepada pengunjung yang melihatnya.

"Semoga kegiatan yang dilakukan XRC ini dapat membantu memberikan kontribusi kepada pemerintah provinsi Riau yang sedang giat-giatnya mempromosikan pariwisata," tutup Rudi Fajar.

Komunitas merupakan bagian dari Pentahelix, yaitu lima unsur sebegai penentu kesuksesan pariwisata. Dengan rumus ABCGM, Academician, Business, Community, Government, Media (Akademisi, Pelaku Bisnis, Komunitas, Pemerintah, Media, red). Lima unsur itu harus kompak, saling mendukung dalam membangun iklim kondusif.

Sektor pariwisata saat ini merupakan bagian dari beberapa sektor yang menjadi andalan pemerintah Indonesia untuk menghasilkan devisa negara. Oleh karena itu pemanfaatan, pengembangan, pengelolaan, promosi di sektor pariwisata haruslah mendapat perhatian serius dari Akademisi, Pelaku Bisnis, Komunitas, Pemerintah, dan Media.***

Kategori:Umum, Peristiwa, Riau

wwwwww