Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Korlap Siap Terjunkan 50 Juta Orang, Polisi Bilang Jumlah Massa Aksi 299 Besok Paling Banyak 17.000 Orang

Korlap Siap Terjunkan 50 Juta Orang, Polisi Bilang Jumlah Massa Aksi 299 Besok Paling Banyak 17.000 Orang
Ilustrasi aksi massa 212. (istimewa)
Kamis, 28 September 2017 21:11 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Polda Metro Jaya telah menerima surat pemberitahuan dari Presidium Alumni 212 perihal aksi di depan gedung DPR yang akan digelar Jumat (29/9). Polisi mengatakan, peserta aksi diperkirakan tidak akan melebihi jumlah yang sebelumnya disampaikan Ketua Alumni 212, Slamet Maarif.

Slamet mengaku akan menurunkan 50.000 orang yang didatangkan dari berbagai daerah pada saat aksi besok. Namun keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebutkan jumlah massa tidak lebih dari 20.000 orang. "Massa yang ada 15.000-17.000," kata Argo.

Dari keterangan panitia, kata dia, pengunjuk rasa bukan hanya dari Jakarta. Tapi di luar Jakarta juga akan bergabung. Semisal Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. "Ada beberapa provinsi mengirimkan berapa perwakilan ke Jakarta," ucapnya.

Aksi itu bertujuan untuk menyampaikan aspirasi ke anggota DPR perihal penolakan Perppu Ormas dan kebangkitan PKI. Agenda lain, mendesak Polri tidak melakukan kriminalisasi terhadap ulama.

"Tuntutan mereka adalah untuk mencabut Perppu ormas dan mempidanakan PKI dan mengintervensi polri untuk tidak mengkriminalisasi ulama," jelas Argo.

Argo mengimbau massa untuk tertib dan mengikuti aturan. Polisi juga meminta massa tidak akan memaksa masuk ke dalam gedung DPR. Hanya perwakilan massa yang diperkenankan menyampaikan langsung kepada anggota dewan.

"Untuk melakukan kegiatan tidak melanggar aturan. Misalnya untuk kegiatan dari pagi sampai jam 6 sore. Kemudian juga tidak merusak fasilitas umum, tidak membawa senjata yang dilarang mengganggu kegiatan, tetapi menjadi contoh, menjadi acuan pada kelompok lain seandainya menyampaikan pendapat seperti ini loh ketertibannya," imbaunya. ***

Sumber:merdeka.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww