Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
14 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
5
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Beladiri

Dugaan Korupsi Pelabuhan Sungaitohor Barat, Roy: Saya Optimis Penyidikan Tuntas 2 Bulan Kedepan

Dugaan Korupsi Pelabuhan Sungaitohor Barat, Roy: Saya Optimis Penyidikan Tuntas 2 Bulan Kedepan
Ilustrasi - net
Rabu, 11 Oktober 2017 23:36 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Kejaksaan negeri (Kejari) Selatpanjang terus saja mendalami kasus dugaan korupsi pembangunan pelabuhan di Sungaitohor Barat, Kepulauan Meranti, Riau. Kasus yang masuk tahap penyidikan itu diperkirakan tuntas pada akhir 2017.

"Saya optimis dua bulan kedepan, kalau tidak ada hambatan akan selesai," kata Kasi Pidsus Kejari Selatpanjang, Roy Modino, Rabu (11/10/2017).

Disampaikan Roy Modino, kasus dugaan korupsi pembangunan jembatan menggunakan dana APBD Meranti tahun 2015 itu telah masuk tahap penyidikan. Mereka telah memanggil 6 saksi dari berbagai pihak. Baik kontraktor pelaksana di lapangan, pengawas, termasuk pegawai bersangkutan.

"Di lapangan sudah selesai, sudah ada hasil," ujar Roy.

Ketika ditanya terkait penetapan tersangka, Roy mengaku tak mau gegabah. Ia menunggu semuanya komplit terlebih dahulu sehingga memperkecil celah dilakukan praperadilan. "Belajar dari pengalaman penyidik lain, saya tak mau ada celah (praperadilan, red)," tambah Roy Modino.

Dipastikan Roy, pekerjaan dermaga di Sungaitohor Barat tidak sesuai dengan kontrak. Pijak Kejari telah mengebor secara acak di dermaga itu, bahkan sangat jarang ditemukan besi.

"Ada pekerjaan yang tidak sesuai dengan kontrak," ujar Roy. ***

Kategori:Beladiri
wwwwww