Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Meski Banyak Kafe Remang-remang yang Ditutup, Belasan Pemandu Lagu Berbaju Seksi Masih Beraksi di Pantura

Meski Banyak Kafe Remang-remang yang Ditutup, Belasan Pemandu Lagu Berbaju Seksi Masih Beraksi di Pantura
Istimewa.
Minggu, 15 Oktober 2017 22:16 WIB
TEGAL - Sebanyak 18 pemandu lagu (PL) atau ladies companion (LC) diamankan personel Satpol PP. Mereka terjaring razia dari sejumlah tempat di Kabupaten Tegal.

Mereka juga mengenakan pakain seksi. Selain itu, dua pasangan bukan suami istri juga ikut digelandang.

Dikutip dari Radar Tegal, mereka yang terjaring razia lantas dibawa ke kantor Satpol PP di Komplek Setda Pemkab Tegal Jl. Dr. Soetomo No.1 Slawi.

Kepala Bidang (Kabid) Trantibhum Satpol PP Susworo mengatakan, kegiatan tersebubt melaksanakan perintah Bupati Tegal. Pihanya juga menegakan Perda No. 07 Tahun 2011 tentang Ketertiban Umum. Selain itu, juga untuk menindaklanjuti aduan masyarakat.

"Banyak aduan yang masuk ke kami jika sejumlah warung di pinggir jalan yang disalahgunakan keperuntukanya oleh pemiliknya," katanya.

Tidak hanya itu, kata Sisworo, kegiatan ini merupakan tindak lanjut pasca penutupan sejumlah lokalisasi di Pantura. Karena disinyalir, para penghuninya beralih ke tempat-tempat lain di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal

Disebutkan Sisworo, hasil yang diperoleh dari kegiatan itu yakni dua pasangan tak resmi dan 18 PL atau LC. "Setelah didata mereka kemudian akan dibawa ke panti rehabilitasi di Solo," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:radar tegal
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Jawa Tengah
wwwwww