Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
13 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
20 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Donald Trump Seperti Orang Bodoh!

Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Donald Trump Seperti Orang Bodoh!
Istimewa.
Selasa, 12 Desember 2017 11:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pernyataan Donal Trump disampaikannya ketika perdamaian masih pagi dan perang belum berhenti di bumi palestina.

Trump dengan keinginannya menjadikan Yurusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem. 

"Akibatnya dunia bergolak  dan memprotes pernyataan Trump seraya meminta agar dicabut serta meminta maaaf kepada masyarakat internasional," ujar Anggota Komisi III DPR fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Muhammad Nasir Djamil, Selasa (12/11/2017).

Menurut Politisi asal Aceh ini, Trump harus pernyataannnya karena telah menghina negara bangsa yang anti penjajahan di muka bumi ini, yang ingin mewujudkan perdamaian yang abadi. 

Ditegaskan Nasir, pernyataan itu juga  telah membakar perasaaan manusia yang masih memiliki akal sehat dan hati nurani. 

"Karena itu kita meminta kepada Presiden Indonesia agar menyerukan kepada warga indonesia untuk memboikot dan tidak membeli produk amerika dan israel," tegasnya.

Ia pun berharap Pemerintah Indonesia mengirim surat ke parlemen amerika dan donal trump bahwa rakyat indonesia tersinggung.

"Sampaikan bahwa kuta marah besar dan meminta Donald Trump minta maaf serta mencabut pernyataannya yang mirip orang bodoh itu," pungkasnya.

Seperti diketahui, Presiden Donald Trump sudah mengumumkan pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat ke Yerusalem dan mengakuinya sebagai ibu kota Israel, walau sejak awal ditentang oleh sejumlah pihak.

Dalam pidatonya di Gedung Putih, Rabu (06/12), Presiden Trump mengatakan 'sudah saatnya untuk mengakui secara resmi Yerusalem sebagai ibu kota Israel'.

Pernyataan tersebut memancing kemarahan umat muslim seluruh dunia. ***

wwwwww