Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
2
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
7 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
12 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
5 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
6 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
6 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  PON

Banda Aceh Larang Warga Rayakan Malam Tahun Baru,

Banda Aceh Larang Warga Rayakan Malam Tahun Baru,
Ilustrasi [Istimewa]
Rabu, 20 Desember 2017 12:32 WIB

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh mengeluarkan seruan larangan untuk warga merayakan malam pergantian tahun baru 2018.

Warga kota Banda Aceh diminta agar pada malam pergantian tahun nanti dilarang mengadakan pesta kembang api, membakar petasan, tiup terompet, balap-balapan, permainan atau kegiatan hura-hura lainnya yang bertentangan dengan syariat Islam dan adat istiadat.

Imbauan itu merupakan atas dasar keputusan rapat dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Ketua DPRK Banda Aceh, Arief Fadhillah, mengatakan ada lima seruan yang dilarang secara bersama dan seruan itu akan disosialisasikan oleh instansi terkait.

“Warga kita larang merayakan tahun baru dengan kegiatan yang tidak sesuai syariat Islam, " kata Arief, Rabu (20/12/2017).

Selain itu, para pedagang di Banda Aceh juga dilarang melakukan jual beli petasan, kembang api, terompet, dan sejenisnya. Jika kedapatan aparat penegak hukum akan menyita barang dagangan tersebut.

"Kalau kedapatan akan disita aparat penegak hukum, baik dari kepolisian maupun Satpol PP dan Wilayatul Hisbah,” katanya.

Kendati demikian, kata Arif, jika pergantian tahun itu diiringi dengan zikir bersama, pihaknya membenarkan dan tidak melarang hal itu dilakukan masyarakat.

"Kalau diisi dengan zikir atau doa bersama baik masjid atau tempat ibadah lainnya itu kita perbolehkan," ujarnya.

Tambah Arif, masyarakat kota Banda Aceh diminta untuk menyambut tahun baru secara biasa saja, tidak diwarnai dengan sesuatu yang istimewa bersifat hura-hura.

"Sekali lagi kita tegaskan, masyarakat dilarang untuk merayakan tahun baru secara happy-happy," tegasnya.

Editor:Kamal Usandi
Sumber:okezone.com
Kategori:PON
wwwwww