Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Badminton

Oesman Sapta Odang Minta Pemuda Pancasila Tetap Menjaga Pancasila

Oesman Sapta Odang Minta Pemuda Pancasila Tetap Menjaga Pancasila
Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta saat memberikan materi sosialisasi 4 Pilar di Padang. (istimewa)
Kamis, 08 Februari 2018 14:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PADANG - Wakil Ketua MPR Oesman Sapta meminta Pemuda Pancasila (PP) untuk menjaga Pancasila. Pancasila harus terus diingatkan dan tidak boleh dilupakan.

"Sebab masih ada yang lupa, tidak mengingat, tidak belajar, dan tidak memahami Pancasila, dan tidak masuk dalam hati sanubari," kata Oesman Sapta dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada ratusan kader organisasi Pemuda Pancasila di Asrama Haji Padang, Sumatera Barat, Kamis (8/2/2018).

Sosialisasi ini sendiri, merupakan kerjasama MPR dan Pemuda Pancasila Sumatera Barat ini dihadiri anggota MPR Ema Yohana, Gde Pasek Suardika, Kadek Arimbawan, dan Arief Suditomo.

Oesman Sapta, yang akrab disapa Oso, menyebutkan bahwa organisasi Pemuda Pancasila sebenarnya tidak perlu mendapatkan sosialisasi tentang Pancasila.

"Organisasi ini tidak perlu ditatar soal Pancasila karena sejak lahir organisasi ini sudah menggunakan nama Pancasila," ujar Oso.

Untuk mengingat dan memahami Pancasila, lanjut Oso, harus dimulai dari lahir batin, kemudian hatinya, baru kemudian pikirannya.

"Agar Pancasila bisa masuk dalam hati sanubari, harus dimulai dari batinnya, hati sanubari, baru pikirannnya. Jangan dibalik. Kalau tidak dari batin dan hati sanubari, Pancasila-nya tidak ada," ucap Oso.

Selain meminta untuk memahami Pancasila, Oso juga minta Pemuda Pancasila untuk ikut mensosialisasikan Empat Pilar MPR.

"Agar mereka peka terhadap Pancasila dan tidak melihat latar belakang dan asal usul anak bangsa Indonesia," katanya.***

wwwwww