Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Aceh

Kasus Pencurian Cairan Infus, Dua Pelaku Buron

Kasus Pencurian Cairan Infus, Dua Pelaku Buron
Polisi perlihatkan barang bukti dan tersangka pelaku pencurian cairan infus di RS Kasih Ibu, Minggu (18/2/2018). [Sarina]
Minggu, 18 Februari 2018 15:30 WIB

LHOKSEUMAWE – Dua pelaku berinisial A dan M masuk daftar pencarian orang (DPO) Polsek Banda Sakti, Polres Lhokseumawe. Keduanya terlibat dalam kasus pencurian cairan infus 1.640 botol di Rumah Sakit Kasih Ibu.

“Selain pelaku berinisial RS (28) dan IQ (24) yang sudah berhasil kita tangkap, ada dua pelaku lagi yang terlibat. Mereka adalah A, seorang perawat di Puskesmas Nisam dan M perawat yang bertugas di salah satu Puskesmas di Aceh Utara juga,” kata Kapolsek Banda Sakti, Iptu Arif Sukmo Wibowo.

Arif menambahkan, kedua pelaku yang diburon tersebut ikut membantu proses pencurian cairan infus tersebut. Pelaku berinisial A bertindak sebagai sopir dan juga sebagai otak pelaku, sementara M hanya ikut membantu penjagaan saat aksi pencurian dilakukan.

“Keduanya diduga telah melarikan diri, setelah dua orang temannya kita tangkap. Namun, kita terus berupaya memburu ke dua pelaku tersebut, dan sudah di daftarkan sebagai DPO,” ujarnya.

Keduanya, tambah Arif, merupakan mantan perawat di RS Kasih Ibu Lhokseumawe.

Editor:TAM
Kategori:Aceh
wwwwww