Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
22 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
17 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
3
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
16 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
4
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
14 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
5
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
19 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
6
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
15 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Home  /  Berita  /  PON

Di Lhokseumawe Terdapat 6 Kasus Difteri, 1 Meninggal

Di Lhokseumawe Terdapat 6 Kasus Difteri, 1 Meninggal
Penyuntikan vaksin difteri di Kantor Keuchik Keude Aceh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Kamis (1/3/2018). [Sarina]
Kamis, 01 Maret 2018 15:03 WIB
Penulis: Sarina

LHOKSEUMAWE - Kasus Difteri terus mewabah empat kecamatan dalam wilayah Kota Lhokseumawe, dari enam penderita satu penderita dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Lhokseumawe, Said Alam Zulfikar melalui Kabid P2P Helizar kepada GoAceh, Kamis (1/3/2018) mengatakan, dari hasil pendataan dari akhir tahun 2017 hingga Maret 2018 terdapat sebanyak enam kasus di Kota Lhokseumawe.

“Iya benar, di Kota Lhokseumawe sudah ada kasus difteri tersebut. Namun, satu anak berusia empat tahun di Kecamatan Blang Mangat meninggal dunia, sementara yang lain masih dalam perawatan,” katanya.

Helizar menambahkan, sejauh ini Dinkes Lhokseumawe terus melakukan penyuntikan Difteri di gampong, sekolah dan juga di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). ”Kita juga mengimbau kepada masyarakat supaya terus waspada dengan cara penyuntikan vaksin baik itu terhadap anak-anak maupun orang dewasa,” ujarnya.

Pantauan GoAceh, ratusan masyarakat Keude Aceh mendatangi Kantor Keuchik setempat untuk melakukan penyuntikan vaksin difteri. Penyuntikan vaksin tersebut dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Mon Geudong, Lhokseumawe.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, PON
wwwwww