Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Badminton

Ditanya Soal Anggaran Pengerasan Jalan dan Gorong-gorong, Pj Kades Dundangan dan TPK Bungkam

Ditanya Soal Anggaran Pengerasan Jalan dan Gorong-gorong, Pj Kades Dundangan dan TPK Bungkam
Dibangun menggunakan DD dan ADD 2017, begini kondisi proyek jalan dan gorong-gorong Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras.
Jum'at, 06 April 2018 15:49 WIB
Penulis: Farikhin
PELALAWAN - Terkait pekerjaan pengerasan jalan dan gorong-gorong, dikatakan Penjabat (Pj) Kepala Desa Dundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, bahwa proses pengerjaan proyek tersebut telah selesai.

"Jalan itu terkena bencana banjir, kemarin. Itu laporannya sudah masuk ke DPMPD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa)," kata Idris, saat dikonfirmasi, GoRiau.com.

Dijelaskannya, rusaknya jalan dan gorong-gorong yang dibangun melalui Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017 karena faktor alam. "Jalan itu rusak karena diterjang banjir," ujarnya.

Meski demikian, saat ditanya besaran dana yang dikucurkan untuk membangun jalan dan gorong-gorong di Desa Dundangan, Idris enggan untuk menjawab. Bahkan dia menyarankan untuk bertanya kepada Tim Pengelola Kegiatan (TPK), Casisin.

"Kalau anggaranya saya tak jelas, berapa. Tanya sama Pak Casidin, TPK nya," katanya.

Hal senada juga disampaikan TPK, Casidin. Rusaknya jalan dan gorong-gorong lantaran adanya banjir, bukan pengerjaan yang tak selesai.

"Itu karena banjir. Jadi bukan tak selesai dikerjakan, orang BPMD juga sudah menengok. Soal anggaran nanti saya tengok dulu," katanya, Kamis (5/4/2018) kemarin.

Diberitakan sebelumnya, proyek pembangunan jalan dan gorong-gorong di Desa Dundangan, disoal. Sebab proyek yang bersumber dari DD dan ADD tahun 2017 diduga dikerjakan secara asal-asalan.

Bahkan menurut beberapa warga desa, proyek yang menggunakan uang pemerintah ini pihak desa tidak transparan. Selain tidak melibatkan masyarakat, di lokasi pekerjaan tidak ada plang proyek.***

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww