Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
13 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
12 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
17 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
14 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Satpol PP Pelalawan Gelar Evaluasi Tiga Perda

Satpol PP Pelalawan Gelar Evaluasi Tiga Perda
Rapat evaluasi dan penyusunan naskah akademik Ranperda ketertiban umum.
Jum'at, 06 April 2018 11:14 WIB
Penulis: Farikhin
PELALAWAN - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pelalawan, menggelar rapat evaluasi dan penyusunan naskah akademik Ranperda tahun 2018 tentang ketertiban umum.

Rapat evaluasi dilakukan bersama Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pelalawan dan Tim Ahli dari Universitas Islam Riau (UIR).

"Rapat kita gelar Kamis kemarin," kata Kasatpol PP dan Damkar Pelalawan, H Abu Bakar, melalui Kasi Penertiban, Sofyan MH, kepada GoRiau.com, Jumat (6/4/2018).

Diungkapkan Sofyan, ada tiga Perda yang akan dilakukan evaluasi, seperti perda nomor 05 tahun 2011 tentang peredaran, penjualan, pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol.

"Kemudian Perda nomor 06 tahun 2011 tentang penyakit masyarakat dan Perda nomor 07 tahun 2011 tentang ketertiban umum," paparnya.

Menurutnya, ketiga Perda ini perlu dilakukan revisi atau perubahan karena perlu disesuaikan dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemda.

"Perda yang akan diterapkan di lapangan nanti bisa menjadi payung hukum, sehingga dalam menjalankan tugas petugas tidak lagi ragu-ragu untuk melakukan penindakan," jelasnya.

Sofyan menyampaikan, tentunya dengan harapan Ranperda yang dibahas tersebut segera dapat terselesaikan dengan baik dan bisa segera diterapkan.***

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww