Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
11 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
16 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
8 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
6 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
5 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  Riau

Berprofesi sebagai Tukang Urut, Pelaku yang Gorok Leher Korban di Kosan Sukajadi Pekanbaru Kerap Tawarkan Jasanya di Medsos

Berprofesi sebagai Tukang Urut, Pelaku yang Gorok Leher Korban di Kosan Sukajadi Pekanbaru Kerap Tawarkan Jasanya di Medsos
Kapolsek Sukajadi AKP Zulfa saat konfrensi pers atas kasus penggorokan di kos-kosan beberapa waktu lalu. Tampak pelaku hanya tertunduk (Foto: Chairul Hadi)
Selasa, 10 April 2018 12:26 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Polsek Sukajadi Kota Pekanbaru - Riau meringkus terduga pelaku yang menggorok leher korban berinisial RP hingga kritis di kos-kosan Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi. Usut punya usut, pelakunya ternyata seorang tukang urut berinisial Hd.

Masih ingat dengan kasus yang dialami RP beberapa waktu lalu? Korban ditemukan kritis dalam kos-kosan dengan kondisi leher digorok dengan senjata tajam. Untung saja nyawa korban berhasil selamat, setelah mendapat perawatan di rumah sakit, meski lukanya cukup parah.

Diketahui, antara korban dan pelaku saling kenal melalui media sosial, di mana Hd menawarkan jasa pijat. Dari situ, brolan keduanya pun berlanjut ke WhatsApp. "Tawarkan Jasa pijat melalui media sosial, kemudian berhubungan via WhatsApp," tutur Kapolsek Sukajadi AKP Zulfa, Selasa (10/4/2018) siang.

Setelah sepakat, keduanya pun bertemu di kos-kosan itu. Di sanalah akhirnya percekcokan terjadi antara RP dan Hd, yang berujung dengan percobaan pembunuhan, di mana korban ditemukan dalam kondisi tak berdaya dengan leher tergorok.

"Penuturuannya (Pelaku, red), dia sudah empat bulan bekerja sebagai tukang pijat khusus laki-laki, dan menawarkan jasanya di Medsos (Media sosial, red). Selama itu, tak ada kontak fisik (Kekerasan) dengan konsumen, baru kali ini terjadi," lanjut Zulfa dalam jumpa persnya di Mapolsek.

Atas perbuatannya, Hd pun terancam dipenjara 12 tahun. Selain melukai korbannya, pelaku juga membawa kabur beberapa barang, yang sebagian sudah diamankan polisi sebagai barang bukti. "Barang yang dibawa berupa satu handphone dan tas. Untuk pisau dibuang di Jalan Semangka, kita cari tak ketemu. Sedangkan dompet dibuang di Sungai Siak," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Hd ditangkap di daerah Painan Kabupaten Pesisir Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Ia dibekuk atas kasus percobaan pembunuhan, di mana korbannya ditemukan bersimbah darah di kos-kosan Kelurahan Kampung Tengah Kecamatan Sukajadi pada 21 Maret 2018 dini hari lalu. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww