Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
16 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
12 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Riau

Pemkab Rencanakan Kenaikan Parkir, F-PKB DPRD Inhil Minta Dikaji Ulang

Pemkab Rencanakan Kenaikan Parkir, F-PKB DPRD Inhil Minta Dikaji Ulang
Juru Bicara F-PKB Inhil, Padly Sofyan saat membancakan pandnagan F-PKB.
Selasa, 10 April 2018 21:45 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN-Terkait rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, Riau yang akan menaikkan tarif parkir yang semula Rp1000 menjadi Rp2000 menuai banyak respon.

Seperti dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang meminta agar Pemkab mengkaji ulang rencana tersebut.

"Terhadap adanya usulan rencana kenaikan tarif pakir ini , Fraksi PKB menilai perlu dilakukan kajian kembali terhadap rencana kenaikan ini," tegas Juru Bicara F-PKB, Padly Sofyan saat rapat paripurna ke-7 masa persidangan I tahun sidang 2018, Selasa (10/4/2018).

Dikatakan Padly, tanpa kenaikan tarif, realisasi di lapangan saat ini saja tarif parkir sudah Ro2000.

"Dalam prakteknya pungutan dilapangan kenaikan tarif pakir sesungguhnya sudah terjadi," lanjutnya.

Itulah dikatakannya kenapa perlu dilakukan pengkajian kembali terhadap rencana kenaikan ini , terutama terhadap tata kelola dan pungutan parkir perlu dilakukan pembenahan yang baik dan benar, karena dibeberapa Pemerintah Daerah lainya tarif parkir kenderaan roda dua masih Rp1.000 dan konsekwensi lainya.

"Ketika kita naikan tarif pakirnya dua kali lipat semestinya target PAD disektor Restribusi pakir yang selama ini hanya dikisaran Rp200 juta tentunya harus ditingkatkan menjadi Rp400 juta, akankah hal ini bisa kita capai," tukas Padly.

Rencana kenaikan tarif restribusi pada Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Inhil Nomor 27 Tahun 2010 Tentang Restribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan ini sendiri, disampaikan Pemkab Inhil saat rapt paripurna ke-6 masa persidangan I tahun sidang 2018, Senin (9/4/2018).(adv)

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww