Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  Riau

Alat Perekam e-KTP Tujuh Kecamatan Kerap Rusak, Begini Antisipasi Disdukcapil Pelalawan

Alat Perekam e-KTP Tujuh Kecamatan Kerap Rusak, Begini Antisipasi Disdukcapil Pelalawan
Ilustrasi (Foto Internet)
Rabu, 18 April 2018 11:46 WIB
Penulis: Farikhin
PELALAWAN - Alat perekam e-KTP di tujuh kantor kecamatan di Kabupaten Pelalawan, kerap mengalami kerusakan dan tak bisa difungsikan. Akibatnya, pelayanan perekaman e-KTP terhambat.

"Dari 12 kecamatan, hanya 5 yang normal. Jadi 7 kecamatan lainnya kerap mengalami gangguan," kata Kepala Disdukcapil Pelalawan, Nipto Anin, kepada GoRiau.com.

Untuk mengatasi gangguan alat perekaman e-KTP di 7 kecamatan, lanjut Nipto Anin, pihaknya telah melakukan antisipasi.

"Ada petugas kita yang memperbaiki, ketika terjadi gangguan atau kerusakan. Kondisinya memang rusak, karena alat itu memang sejak tahun 2010," ungkapnya.

Menurut Nipto Anin, kerap rusaknya alat perekaman e-KTP yang ada di 7 kecamatan lantaran dinilai sudah terlalu lama. Itupun tidak pernah ada penyegaran aplikasi.

"Usia dari alat perekam di kecamatan itu usianya sudah cukup lama, jadi memang sudah layak untuk diganti baru," pungkasnya, kemarin. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww