Loading...    
           

Demi Kelancaran Asian Games, Masyarakat Sumatera Diajak Cegah Kebakaran Hutan

Demi Kelancaran Asian Games, Masyarakat Sumatera Diajak Cegah Kebakaran Hutan
Kamis, 26 April 2018 13:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelaksanaan Asian Games 2018 yang akan berlangsung di musim kemarau, Agustus nanti, tentu meninggalkan tantangan tersendiri bagi tuan rumah.

Maklum saja, dengan pengalaman beberapa waktu lalu saat sebagian wilayah di Indonesia mengalami kebakaran hutan dan lahan sehingga memunculkan bencana asap yang berpotensi mengganggu jalannya pertandingan selama Asian Games 2018, maka diperlukan langkah-langkah antisipatif.

Hal itulah yang mendasari Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) terus membina koordinasi dan komunikasi dengan instansi-instansi terkait agar gangguan asap yang bisa mencoreng pelaksanaan bisa dihindari sejak dini.

Menurut Sekretaris Jenderal Panitia Pelaksana Asian Games, Eris Herryanto, diperlukan adanya upaya bersama oleh pemerintah dan seluruh stakeholders untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan yang merugikan dan dapat mengancam penyelenggaraan Asian Games XVII.

"Kami sangat berharap kepada seluruh stakeholders untuk mau turun tangan melakukan pencegahan kebakaran hutan. Keberhasilan Asian Games XVIIII merupakan kebanggaan seluruh rakyat Indonesia dan reputasi bangsa dipertaruhkan disini," ujar Eris Herryanto di Jakarta, Kamis (26/4/2018) sebelum menggelar rapat koordinasi dengan Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia, Kementerian Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau.

Sumatera Selatan sebagai salah satu provinsi tuan rumah yang berada di wilayah yang patut diwaspadai terjadi kebakaran hutan telah melakukan berbagai upaya dalam menghadapi potensi ancaman hutan dan lahan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan telah mengaktifkan pos komando (posko) hingga tingkat desa. Menurut BPBD Sumsel, total personel yang disiapkan dalam mengahadapi ancaman kebakaran ini lebih dari 7.000 orang yang berasal dari unsur pemerintah, TNI, Polri, masyarakat dan sektor swasta. 

BPBD Sumsel juga telah mengidentifikasi luas hutan atau lahan yang memiliki kerawanan terhadap kebakaran. Luas lahan gambut termasuk yang memiliki kerawanan tinggi karena luas lahan gambut mencapai 1.483.662 hektare.

Selain itu pemerintah daerah setempat juga telah melakukan upaya seperti membuat sekat kanal, sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara bakar, pelatihan dan pembinaan masyarakat hingga teknologi modifikasi cuaca.

"Kami berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan di Sumatera Selatan. Patut diakui bahwa INASGOC tidak bisa sendirian dalam menyukseskan Asian Games XVIII, maka itu peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan karena Asian Games XVIII adalah untuk Indonesia," jelas Eris.***


       
        Loading...    
           
wwwwww