Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
2
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
3
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
4
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
8 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
5
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  Riau
Berita Khusus Pilgubri 2018

Warga Pusako Siak Tertarik dengan Program Rp 1 Triliun untuk Riau Bebas Rentenir dari Cagubri Nomor 4

Warga Pusako Siak Tertarik dengan Program Rp 1 Triliun untuk Riau Bebas Rentenir dari Cagubri Nomor 4
Sabtu, 12 Mei 2018 20:02 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
SIAK - Cagub Riau nomor 4, Arsyadjuliandi Rachman menjanjikan program Rp 1 triliun selama lima tahun untuk program Riau bebas rentenir melalui pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Unit usaha BUMDes yang melayani simpan pinjam dengan bunga rendah dan kompetitif inilah yang dapat 'membunuh' para rentenir. 

Hal tersebut disampaikan Andi Rachman saat kampanye dialogis dengan warga Desa Benayah, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, Sabtu, (12/5/2018).

"Kami tadi sudah dengan penjelasan pak Andi Rachman soal Riau Bebas Rentenir. Program itu sungguh baik dan bagus. Membantu kami warga desa dapat modal tanpa harus tercekik dengan bunga yang tinggi dari renternir," ujar Tarmidi, salah seorang tokoh masyarakat setempat yang juga hadir pada kampanye dialogis dengan cagub Riau paslon nomor 4 ini.

Menurut Andi Rachman seminggu sebelum cuti kampanye, ia sudah menandatangi MoU dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka bersama sama memerangi rentenir di seluruh pelosok desa di Riau.

Andi mengatakan ia dan pasangannya Suyatno kemudian berkomitmen menganggarkan Rp 200 miliar per tahun dari APBD Riau untuk menghadirkan BUMdes di seluruh desa di Riau. Dengan kata lain satu desa satu BUMDes.

Saat ini, dari 1592 desa yang ada di Riau, sebanyak 800 di antaranya sudah memiliki BUMDes. Sisanya, 792 desa lagi lanjut Andi Rachman akan dituntaskan pendirian BUMDes nya pada periode kedua kepemimpinannya menjadi gubernur 2019 -  2024.

"BUMDes ini kan salah satu unit usahanya simpan pinjam. Nah unit usaha ini lah yang kita harapkan dapat menjadi 'pembunuh' rentenir di desa desa karena menawarkan bunga lebih rendah," ujarnya.

Jadi, lanjutnya pelembagaan Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam menjadi BUMDes ini akan terus dipacu.

"Saya dorong bapak bapak dan ibu segera dirikan BUMDes. Kalau pingin belajar mengembangkan usaha bisa ke provinsi, di sana ada BUMDes Center. Contoh contoh BUMDes berhasil juga sudah banyak," ujarnya. (rls)

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww