Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
11 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
6 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

KPU Sumut: Banyak Dukungan KTP Para Balon DPD Tak Penuhi Syarat

KPU Sumut: Banyak Dukungan KTP Para Balon DPD Tak Penuhi Syarat
Senin, 14 Mei 2018 09:01 WIB
MEDAN - Sebanyak 14 dari 23 bakal calon (balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia daerah pemilihan (dapil) Sumatera Utara pada Pemilu 2019 dinyatakan Belum Memenuhi Syarat (BMS).

Hal itu disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara dalam rapat koordinasi hasil verifikasi administrasi syarat dukungan (KTP elektronik/surat keterangan) para balon DPD RI dapil Sumut yang diserahkan pada 22-26 April 2018.

"Setelah kita lakukan verifikasi administrasi (27 April-10 Mei 2018) ternyata banyak dukungan KTP para balon DPD di bawah minimum syarat dukungan 4.000 KTP," kata Komisioner KPU Sumut, Iskandar Zulkarnain.

Dikatakan Iskandar, balon DPD yang di bawah minimum 4.000 KTP setelah diverifikasi administrasi, umumnya karena banyak KTP yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) untuk dijadikan dukungan.

"Namun paling banyak itu KTP dukungan di bawah minimum 4.000, datanya tidak sesuai sehingga dukungan KTP itu kita sebut BMS dan selanjutnya bisa diperbaiki. Sedangkan KTP dukungan yang ditetapkan TMS dinyatakan hangus," paparnya.

Selanjutnya kata Iskandar, 14 balon DPD yang dinyatakan BMS diberikan waktu untuk melakukan perbaikan selama sepekan dari 14-20 Mei 2018.

"Karena ada 14 balon DPD yang statusnya BMS, maka sisanya 9 balon DPD dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) karena minimum dukungan 4.000 KTP telah terpenuhi," ujarnya.

"Maka 9 balon DPD yang dinyatakan MS itu berhak langsung ke tahapan selanjutnya yakni tahapan verifikasi faktual syarat dukungan," tandasnya.

Rapat koordinasi penyerahan hasil verifikasi administrasi balon DPD RI dapil Sumut turut dihadiri oleh Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea, Komisioner KPU Sumut, Yulhasni, dan Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida R Rasahan.***

Editor:Wen
Sumber:Analisa
Kategori:Sumatera Utara, Metropolitan, Voli, PON
wwwwww