Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
17 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara
Terkait Kasus Suap Gatot Pujo Nugroho

Febridiansyah: Pemanggilan 38 Tersangka Baru Masih Membutuhkan Pemeriksaan 50 Saksi 

Febridiansyah: Pemanggilan 38 Tersangka Baru Masih Membutuhkan Pemeriksaan 50 Saksi 
Selasa, 15 Mei 2018 12:02 WIB
MEDAN - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febridiansyah, menyebutkan, pemanggilan 38 anggota DPRD Sumut perode 2009-2014 dan 2014-2019 sebagai tersangka penerima suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho akan dilakukan sesudah pemeriksaan terhadap 200 saksi selesai dilaksanakan. Selama ini, pemanggilan ke-38 orang itu oleh penyidk KPK masih berstatus sebagai saksi.

Sesudah 150 orang saksi yang diperiksa beberapa waktu lalu di Mako Brimob Polda Sumut, terdapat 50 saksi lainnya yang akan diperiksa. Pemeriksaan bisa dilakukan di Medan atau di Jakarta.

Febridiansyah menjelaskan itu kepada wartawan seusai berbicara di acara Festival Konstitusi dan Anti Korupsi, di Fakultas Hukum USU, Padang Bulan, Medan. Belum bisa ditentukan waktu pasti penyidikan ke-38 tersangka tersebut.

"Nanti pasti akan diinformasikan jika mereka diperiksa. Dibutuhkan pemeriksaan 200 saksi karena terkait empat kasus berbeda," kata Febridiansyah.

Terhadap kemungkinan adanya tersangka baru, dia menjelaskan hal tersebut tergantung fakta-fakta yang diungkapkan para saksi atau fakta-fakta di persidangan kelak. Saat ini KPK hanya fokus kepada ke-38 tersangka tersebut.

Sebagaimana diketahui beberapa waktu lalu 38 orang bekas anggota DPRD Sumut serta anggota aktif ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Mereka terlibat menerima suap dari Gatot Pujo Nugroho.

Di antaranya suap tersebut berhubungan dengan interpelasi yang sempat akan diajukan. Kasus tersebut telah menyeret sejumlah eks dan anggota DPRD Sumut dijebloskan ke dalam penjara. ***

Editor:Wen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri
wwwwww