Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kemenpora dan MNC Group Gelar Nobar Timnas U 23 Indonesia
Olahraga
16 jam yang lalu
Kemenpora dan MNC Group Gelar Nobar Timnas U 23 Indonesia
2
Kemenpora Dorong Pemuda Eksplorasi Minat dan Hobi Lewat Pesta Prestasi 2024
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Kemenpora Dorong Pemuda Eksplorasi Minat dan Hobi Lewat Pesta Prestasi 2024
3
Lalu Mara Ingatkan Lobi Iwan Bule Bikin Shin Tae-yong Berani Ambil Resiko
Olahraga
14 jam yang lalu
Lalu Mara Ingatkan Lobi Iwan Bule Bikin Shin Tae-yong Berani Ambil Resiko
4
Hadapi Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U 23, Shin Tae-Yong Berikan Kepercayaan Kepada Pemain Timnas Indonesia
Olahraga
14 jam yang lalu
Hadapi Uzbekistan di Semifinal Piala Asia U 23, Shin Tae-Yong Berikan Kepercayaan Kepada Pemain Timnas Indonesia
5
Zendaya Buka Peluang Kembali ke Dunia Musik dengan Lagu Baru
Umum
9 jam yang lalu
Zendaya Buka Peluang Kembali ke Dunia Musik dengan Lagu Baru
6
Witan Sulaeman: Kami Hadapi Lawan Bagus
Olahraga
10 jam yang lalu
Witan Sulaeman: Kami Hadapi Lawan Bagus
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Pengembangan Bisnis, RS Royal Prima Lepas Saham Hingga Rp2 Miliar

Pengembangan Bisnis, RS Royal Prima Lepas Saham Hingga Rp2 Miliar
Selasa, 15 Mei 2018 20:45 WIB
Penulis: Anita
MEDAN - PT Royal Prima Tbk selaku perusahaan yang menaungi Rumah Sawit Royal Prima segera melepas dan menawarkan sahamnya kepada masyarakat, dalam penawaran umum saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia.

Salah satu rumah sakit swasta terbesar di Sumatera dan Kota Medan ini siap melepas 47,71 persen sahamnya.

Hal tersebut disampaikan Direktur Royal Prima Mok Siu Pen usai menggelar Public Expose Penawaran Umum Perdana Saham/Initial Publik Offering baru-baru ini.

Mok Siu Pen menyebutkan, dengan dilakukannya penawaran umum saham perdana tersebut, Royal Prima memiliki target untuk menjadi pusat rujukan bagi masyarakat khususnya Kota Medan, Jambi dan Sumatera Utara pada umumnya.

"Jumlah penawaran umum perdana saham PT Royal Prima Tbk sebanyak-banyaknya Rp2 miliar lembar saham atau 47,71 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawarn," ujarnya, Selasa (15/5/2018).

Dia menuturkan, dana yang diperoleh dari IPO tersebut akan digunakan untuk akuisisi rumah sakit baru, pembelian peralatan medis dan peningkatan infrastruktur teknologi informasi. Selain itu, tambahan perolehan tanah dan ekspansi pada rumah sakit-rumah sakit yang telah ada.

"Rencana akuisisi rumah sakit baru, lokasinya berada di daerah Medan, Pekanbaru, Jambi, Tangerang, Bekasi, Cikarang, Jakarta, dan daerah lain yang potensial. "Dengan dilakukannya proses akuisisi rumah sakit baru tersebut, diharapkan pendapatan dari PT Royal Prima dapat meningkat. Serta, jaringan rumah sakit dari Royal Prima akan semakin luas tersebar di Indonesia," harapnya.

Diutarakannya, saham tersebut merupakan saham baru dan dikeluarkan dari portepel perseroan dengan nilai nominal Rp100 setiap saham. Rencananya, masa penawaran awal atau bookbuilding period efektif pada 4 Mei 2018.

"Secara keuangan, Royal Prima mencatatkan pendapatan sebesar Rp160 miliar untuk periode November 2017, dengan laba usaha Rp25 miliar dan laba bersih Rp19 miliar. Hingga saat ini, perusahaan yang berdiri sejak 2013 ini mengelola dua rumah sakit yang terletak di Medan dan Jambi, dengan target kapasitas pada akhir 2018 sebesar 1.200 tempat tidur. Perseroan juga memiliki anak usaha yakni PT Royal Prima Jambi yang didirikan pada 2015," imbuhnya.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Peristiwa, Umum
wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/