Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
22 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
22 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
21 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
22 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Minta Uang Berujung Maut, Warga Rintis Bunuh Ibu Tiri Pakai Gunting

Minta Uang Berujung Maut, Warga Rintis Bunuh Ibu Tiri Pakai Gunting
Tau Si ketika diamankan di Mapolsek Tebingtinggi - ist
Minggu, 20 Mei 2018 19:42 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Warga Jalan Rintis Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau, dibuat heboh, Minggu (20/5/2018). Pasalnya ada percekcokan yang berujung penusukan hingga meninggal dunia.

Hubungan antara pelaku Tau Si (55) warga Jalan Rintis Gang Revolusi dengan korban Bie Hue adalah anak dan ibu (tiri). Pelaku juga dikabarkan mengalami gangguan jiwa.

Peristiwa naas itu berawal dari kedatangan Tau Si ke ruko milik Bir Hue, Minggu (20/5/2018) pagi sekitar pukul 11.30 WIB.

Tau Si datang dari samping ruko kemudian masuk dari pintu belakang dan bertemu Bie Hue dengan Suryati (anak Bie Hue). Setelah itu, korban meminta uang kepada tersangka. Terjadi keributan antara Bie Hue, Tau Si, dan Suryati.

Saat itu juga, korban berjalan ke ruang depan untuk mengambil uang di laci meja tempat ia berjualan, diikuti tersangka. Di ruang depan, kembali terjadi keributan.

Saat keributan tersebut, Tau Si langsung menusuk Bie Hue dengan gunting. Lalu ia pun pergi meninggalkan Bie Hue di ruko.

Tak lama kemudian, Kapolsek Tebingtinggi Iptu Herman J dan anggota tiba di TKP dan langsung membawa korban ke klinik dr Joko di Jalan Kesehatan. Korban kemudian dirujuk ke RSUD Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang.

Sesampainya di RSUD korban diperiksa. Oleh dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Tau Si ditangkap di rumahnya Jalan Rintis Gang Revolusi sekitar pukul 11.45 WIB. Polisi juga berhasil menemukan satu buah gunting warna hitam dan satu buah batu asah.

"Saat ini tersangka telah dibawa dan diamankan di Mako Polsek Tebingtinggi guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH melalui Kasubbag Humas AKP Amir Husin. ***

wwwwww