Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
19 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
23 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Heboh, Dikabarkan Ada Gereja di Rohil Ditutup Paksa, Pendeta: Kami Beribadah di Sini Aman-aman Saja

Heboh, Dikabarkan Ada Gereja di Rohil Ditutup Paksa, Pendeta: Kami Beribadah di Sini Aman-aman Saja
Kapolsek Bagan Batu dan Seluruh Pengurus Gereja GBI
Senin, 21 Mei 2018 00:16 WIB
BAGANSIAPIAPI - Kapolres Rokan Hilir, AKBP Sigit Adiwuryanto mengunjungi Gereja Bethel Indonesia (GBI) untuk memastikan informasi bahwa GBI yang berada di Dusun Sei Kayangan RT 015 RW 005 Kepenghuluan Balai Jaya telah ditutup paksa oleh sejumlah ormas dan masyarakat yang ada disana. Kehadiran Kapolres didampingi seluruh ketua RT dan Kepenghuluan serta Kasat dan Kabag dari Polres Rohil.

Dari kunjungan tersebut, mereka melakukan dialog dengan pengurus gereja, pemuka agama serta tokoh masyarakat disana, ternyata dari hasil dialog yang berakhir sampai pukul 14.00 Wib, dipastikan bahwa informasi yang beredar adalah tidak benar.  Bahkan, warga serta pengurus GBI jadi bingung bagaimana bisa berita hoax itu berkembang cepat padahal dalam menjalankan ibadah, selama ini pihak gereja merasa aman aman saja. 

''Kita sudah konfrimasi keseluruh warga, tokoh masyarakat dan bertanya langsung kepada Pendeta Sukani Mendrofa. Ternyata tidak ada penutupan paksa dari warga. Bahkan jemaat disini merasa aman dalam melaksanakan ibadah di gereja," kata Kapolres usai melakukan kunjungan didusun Sei Kayangan tempat GBI pada hari Minggu (20/5/2018). 

Menurut keterangan Sigit, dalam pertemuan dengan pihak gereja, Pendeta sendiri merasa terkejut dan saat itu juga mereka memberikan klarifikasi bahwa tidak ada penutupan paksa oleh sejumlah ormas seperti isu yang telah berkembang saat ini. Untuk itu, Sigit meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu murahan seperti itu yang bisa memecah belah keutuhan bangsa. 

Sementara itu, ditempat sama, Pendeta Saukani Mendrofa mengatakan, pada tahun 2017 yang lalu, sudah ada kesepakatan antara pihak gereja GBI dengan masyarakat bahwa mereka sudah bisa menjalankan ibadah digereja pada tempat baru yakni didusun Sei Kayangan RT 015 RW 005 Kepenghuluan Balai Jaya atau berjarak kurang lebih dari tempat yang lama sekitar 500 meter ke tempat rumah ibadah yang baru. 

"Lokasi yang sudah disepakati tersebut jauh dari pemukiman masyarakat yang mayoritas muslim," kata Pendeta Saukani.

Jadi, kata Pendeta, dengan adanya kesepakatan itu, seluruh masyarakat dan pihak gereja tidak ada lagi permasalahan dan sampai detik ini, hubungan masyarakat dengan jemaat gereja rukun-rukun saja. Dirinya juga sangat menyesali adanya informasi yang tidak benar sehingga membuat warga disini jadi gusar. *** 

Editor:Amrial
Sumber:Humas Polres Rohil
Kategori:Badminton, Riau, Olympic
wwwwww