Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
12 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
14 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
9 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
7 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
7 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Diterpa Ombak Besar, Aktivitas Pantai Bulbul Diberhentikan Sementara

Diterpa Ombak Besar, Aktivitas Pantai Bulbul Diberhentikan Sementara
Minggu, 27 Mei 2018 16:15 WIB
BALIGE - Perairan Danau Toba di Pantai Bulbul, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) sedang ombak besar. Untuk keselamatan pengunjung segala aktivitas di danau sementara dihentikan.

"Hari ini ombak cukup besar. Demi keselamatan pengunjung lebih baik kami pilih tidak melayani permintaan untuk keliling danau menggunakan boat atau kapal," ujar seorang pengusaha, Samuel Situmorang di Pantai Bulbul.

Dia mengatakan, penghentian aktivitas menggunakan kapal untuk berwisata di saat ombak besar sering dilakukan. Hal ini untuk memberikan pelayanan bagi pengunjung, khususnya bagi yang belum memahami bagaimana Danau Toba.

"Memang pendapatan menurun, tetapi kalau dipaksakan kasihan penumpang pada jantungan melihat tekanan ombak danau," ujarnya.

Tidak hanya pemilik boat dan kapal, dikatakan Simon, untuk memberikan kenyamanan pada pengunjung para pemilik usaha juga melarang pengunjung untuk berenang atau mandi di danau, baik orangtua maupun anak-anak.

"Kita lebih baik menjaga daripada ada masalah nanti, kalau ombak sudah surut maka pengunjung diberi kebebasan," katanya.

Sementara menunggu ombak surut, sebagai kegiatan pengunjung tampak lebih banyak mengikuti balapan menggunakan kenderaan pantai 'ATV' juga menikmati lagu di tengah deraian ombak.***

Editor:Wen
Sumber:medanbisnis
Kategori:PON, Olympic, Sumatera Utara
wwwwww