Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
14 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
12 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
10 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
20 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
9 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Home  /  Berita  /  Riau

Sidak BBPOM di Selatpanjang, Dua Makanan Ini Mengandung Bahan Berbahaya

Sidak BBPOM di Selatpanjang, Dua Makanan Ini Mengandung Bahan Berbahaya
Petugas BBPOM Pekanbaru saat uji sampel bahan makanan di Selatpanjang, Rabu (30/5/2018) - ist
Rabu, 30 Mei 2018 12:27 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di Selatpanjang, Rabu (30/5/2018) pagi. Dari 20 sampel makanan yang diuji, dua diantaranya mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan manusia.

Sidak itu didampingi Dinas Kesehatan (Diskes) Kepulauan Meranti. Dan dibagi dua tim, ke pasar dan ke apotik.

Rabu pagi, bersama Diskes BBPOM Pekanbaru mendatangu sejumlah tempat yang menjual bahan baku makanan. Diantaranya, Pasar Sandangpangan, Pasar Sungaijuling, dan toko di Jalan Ahmad Yani.

Setelah beberapa jam berkeliling ke toko-toko, BBPOM Pekanbaru membawa 20 sampel untuk diuji. Sampel yang diuji adalah makanan yang warnanya sangat cerah.

Pantauan di lapangan, dari 20 sampel itu, empat (dari dua jenis, red) diantaranya mengandung zat berbahaya. Yaitu, Mie Tiaw mengandung boraks dan makanan berbahan dasar kelapa (nata de coco) mengandung rhodamin B atau pewarna pakaian.

"Empat sampel ini dari dua jenis yang sama. Kita dapatkan dari penjual yang berbeda," kata petugas BBPOM kepada wartawan.

Kepala BBPOM Pekanbaru, Muhammad Kashuri, meminta agar masyarakat lebih berhati-hati dengan jenis makanan yang memiliki bau menyengat dan warna pekat. Sebab, disinyalir mengandung zat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Selain ke pasar dan apotik, Rabu sore BBPOM juga akan melakukan pemeriksaan di bazar ramadan Jalan Ahmad Yani Selatpanjang. "Nanti sore kita uji takjil yang dijual di pasar ramadan," kata Muhammad Kashuri. ***

Kategori:Riau, Olympic
wwwwww