Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Riau

3.840 Narapidana di Riau Diusulkan Dapat Remisi Idul Fitri 2018, 29 Orang Langsung Bebas

3.840 Narapidana di Riau Diusulkan Dapat Remisi Idul Fitri 2018, 29 Orang Langsung Bebas
Ilustrasi (Int)
Kamis, 07 Juni 2018 15:09 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (KanwilkumHAM) Riau mengusulkan sebanyak 3.840 narapidana mendapatkan Remisi (Pemotongan) masa hukuman pada lebaran Idul Fitri 2018.

Jumlah ini, sudah diajukan oleh KanwilkemenkumHAM Riau. Dari jumlah tersebut, 29 orang narapidana akan langsung mengirup udara bebas pada hari lebaran Idul Fitri nanti. Hal itu, disampaikan Kepala KanwilkemenkumHAM Riau, M Diah.

"Kita sudah mengajukannya untuk Riau, dirincikan, total Remisi pidana umum (RK1) sejumlah 3.811 orang dan RK 2 sebanyak 29 orang (Narapidana, red) se-Riau. Mereka langsung bebas pada hari raya pertama," ungkapnya.

RK 1, adalah pengurangan masa hukuman, sesuai ketentuannya. Misalnya pemotongan 15 hari, satu bulan dan seterusnya. Sementara RK 2 langsung bebas setelah mendapat Remisi, baik itu dari pemotongan masa hukuman narapidana.

Berbeda dengan pidana umum, untuk Narapidana Pidana khusus tidak ada pengajuan Remisi untuk tahun 2018 ini. "Remisi pidana khusus (RK 1 dan 2) tidak ada tahun ini," ucap KakanwilkemenkumHAM Riau.

Sementara untuk kasus Narkotika, Remisi (RK 1) sebanyak 868 orang dan untuk RK 2 sebanyak 31 Narapidana, dengan total keseluruhan 988 orang. "Kasus Ilog RK 1 sebanyak 12 orang dan yang bebas tidak ada," tutup M Diah. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww