Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
22 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
7 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
12 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Badminton

Zulhasan: Tak Ada Masjid Radikal, Saya Enggak Percaya

Zulhasan: Tak Ada Masjid Radikal, Saya Enggak Percaya
Kamis, 07 Juni 2018 23:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

YOGYAKARTA - Baru-baru ini masyarakat Indonesia, terutama umat Islam Indonesia, kaget bukan kepalang dan geram dengan munculnya isu bahwa ada 40 masjid yang diduga menyebarkan ajaran radikalisme dan intoleransi. Penolakan keras soal tersebut datang dari berbagai elemen masyarakat.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) merespons keras isu tersebut. "Tegas ya, saya tidak setuju isu tersebut, mana ada masjid ajarkan radikalisme dan intoleransi, gak ada," serunya di tengah-tengah diskusi dengan ratusan mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) peserta Semarak I'tikaf Ramadhan 1439 H, di Masjid Ulil Albab UII, Yogyakarta, Kamis (7/6).

Dikatakan Zulkifli, masjid adalah tempat ibadah, tempat kebaikan berasal dan dikaji. Kalau memang ada oknum pihak yang melanggar hukum atau 'gak beres' harus ditangkap dan diproses, jangan masjidnya yang dicap radikal.

"Yang menyebarkan isu masjid radikal itu cuma buat gaduh saja itu. Kalau ada oknum yang enggak beres tangkap saja, jangan salahin masjidnya, bikin gaduh saja," katanya.

Berbicara aksi radikalisme seperti bom bunuh diri, Zulhasan menegaskan bahwa dirinya seratus persen menolak aksi tersebut.  Aksi tersebut melanggar prinsip-prinsip dalam Islam dan kemanusiaan. Aksi-aksi radikal seperti itu harus dilawan. 

Namun, sekali lagi, jangan dikatakan masjidnya radikal. Pasalnya, nanti persepsi masyarakat akan terbentuk ke masjidnya, padahal masjid adalah tempat kebaikan.***

Kategori:Badminton
wwwwww