Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
19 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Bukittinggi dan Padangpanjang Diguncang Gempa 4,0 SR, Warga Berhamburan ke Luar Rumah

Bukittinggi dan Padangpanjang Diguncang Gempa 4,0 SR, Warga Berhamburan ke Luar Rumah
ilustrasi
Selasa, 17 Juli 2018 08:31 WIB
BUKITTINGGI - Warga di Bukittinggi berhamburan keluar rumah karena dikagetkan guncangan gempa yang terjadi pukul 07.02 WIB, Selasa (17/7/2018) pagi. Selain di Bukittinggi, gempa juga terasa di Padangpanjang dan sekitarnya.

BMKG Stasiun Geofisika Padangpanjang melaporkan, gempa bumi dengan kekuatan M=4.0 SR tersebut berpusat di darat pada koordinat 0,23 Lintang Selatan dan 100.37 Bujur Timur, sekitar 8 kilometer utara BUkittinggi, pada kedalaman hiposenter 7 kilometer.

Plt Kasgeof Padangpanjang, Fajar Dwi Prasetyo memaparkan, berdasarkan laporan dari masyarakan goncangan tersebut dirasakan di Bukittinggi IV MMI, Padangpanjang III MMI atau II Skala Intensitas Gempabumi BMKG (SIG-BMKG)

“Jika kita memperhatikan letak sumber gempabumi tersebut dengan kedalaman hipotetis yang dangkal ini mencirikan sebagai aktifitas sesar Sumatera, khususnya segmen Sianok. Segmen Sianok memanjang dari sisi timur Danau Singkarak melewati sisi barat daya Gunung Marapi hingga Ngarai Sianok, panjang segmen ini sekitar 90 km,” ujarnya seperti dilansir dari kabarsumbar.com.

Fajar Dwi Prasetyo menjelaskan, gempa terbesar pada segmen Sianok ini pernah tercatat pada tanggal 4 agustus 1926 sebesar 6,8 SR, dengan pusat hancuran antara Bukittinggi dan Danau Singkarak.

Data terbaru mencatat bahwa 6 Maret 2007 terjadi dua kali gempabumi dengan magnitudo 6.4 SR dan 6.3 SR dan juga menimbulkan kerusakan di Batusangkar, Padang Panjang dan Solok.

Segmen Sianok mempunyai kecepatan pergeseran 23 mm/tahun dengan tipe pergeseran strike-slip (mendatar).

“Sehubungan dengan kejadian dua gempabumi disekitar Bukittinggi, masyarakat khususnya di sekitar Bukittinggi diimbau agar tetap tenang dan selalu meningkatkan kewaspadaan bahwa gempabumi setiap saat dapat terjadi,” jelas Fajar.***

Editor:Arie RF
Sumber:kabarsumbar.com
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww