Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
20 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Riau

15 Titik Api Terpantau di Dumai

15 Titik Api Terpantau di Dumai
Pendinginan di Jalan Parit Cik Mamad Kelurahan Mundam Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai yang merupakan Kawasan Hutan Konservasi TWA Sungai Dumai.
Kamis, 19 Juli 2018 00:09 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Rabu (18/7/2018) pukul 07.00 WIB, informasi hotspot di Riau, khususnya Kota Dumai terpantau 15 titik api dengan confidence diatas 70 persen.

Dalam penanggulangan bencana kebakaran lahan dan hutan (karlahut), Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan BeNcana Daerah (Kalaksa BPBD) Tengku Izmet mengatakan tidak ada anggaran khusus untuk penanggulangan Karlahut ini.

"Sudah 4 tahun tidak ada anggaran khusus untuk menanggulangi kebakaran laHan dan hutan. Hanya saja anggaran yang kita gunakan dari anggaran penanggulangan bencana," kata Tengku Izmet.

Dikatakan Izmet, tahun ini anggaran penanggulangan bencana di BPBD Dumai sebesar Rp700 juta dan baru digunakan sekitar Rp50 juta.

"Anggaran yang digunakan untuk kegiatan yang dinilai penting dan darurat saja saat ini. Makanya baru sekitar Rp50 juta yang digunakan," ujar Izmet.

Masih dikatakan Izmet, saat ini personil masih melakukan pendinginan di beberapa lokasi lahan yang terbakar di Kota Dumai, seperti di Kecamatan Dumai Barat, Dumai Timur, Sungai Sembilan dan Medang Kampai.

"Ada beberapa kendala dibeberapa lokasi lahan yang terbakar, yaitu kurangnya sumber air dan angin yang kencang. Kendala ini tentunya menyulitkan proses pendinginan di lahan yang terbakar," ungkapnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dumai, Satrio Wibowo mengatakan kondisi udara yang terpantau melalui alat PT Chevron Pacifik Indonesia distrik Dumai, baik.

"Level udara hari ini pukul 07.00 WIB, terpantau dilevel 22 psi. Hingga level 50 psi pun masih dalam kondisi baik, namun kalau melebihi level itu sudah tidak sehat," kata Satrio Wibowo. ***

Kategori:Beladiri, Riau, Olympic
wwwwww