Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
16 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
4
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
6 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
16 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
16 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Anak Tak Diterima, Orantua Murid Blokir Akses Jalan SMAN 14 Padang

Anak Tak Diterima, Orantua Murid Blokir Akses Jalan SMAN 14 Padang
Para orangtua murid berkumpul di jalan menuju SMA Negeri 14 Padang. (foto: Langkan.id)
Kamis, 19 Juli 2018 18:34 WIB
PADANG - Masyarakat di Jalan Batu Gadang, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, memblokir akses jalan menuju SMA Negeri 14 Padang.

Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan orangtua murid setempat, karena anaknya tidak diterima di sekolah tersebut, padahal berada di dalam zona.

Pemblokiran akses jalan yang dilakukan para belasan orangtua murid itu, dengan cara berdiri di depan gerbang sekolah. Akibat aksi tersebut, membuat aktifitas sekolah jadi terganggu, karena belasan orantua murid tampak berkumpul sambil membawa menyiapkan berkas-berkas.

Kepala Sekolah SMAN 14 Padang, Suherman mengatakan, Dinas Pendidikan Sumatera Barat telah memberikan solusi atas permasalahan itu. Para orangtua murid tersebut diminta melengkapi data calon siswa dan diserahkan ke dinas melalui pihak sekolah.

"Kita akan menerima calon siswa dari warga setempat dengan persyaratan yang ditentukan oleh dinas," katanya, Kamis (19/7/2018) seperti dilansir Langkan.id.

Ia menyebutkan, sesuai dengan pertemuan antara masyarakat terkait dengan pihak Dinas Pendidikan, persyaratan yang diminta tidak ditentukan oleh dinas seperti menyertakan fotokopi Kartu Keluarga dan data diri calon siswa. ***

Editor:Arie RF
Sumber:Langkan.id
Kategori:Sumatera Barat, Umum, Olympic, Badminton
wwwwww