Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
8 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
10 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
13 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Riau

Bangun Jalan dan Pelantar di Tebingtinggi Timur, Dinas PU Ajukan Anggaran Lebih Rp43 Miliar

Bangun Jalan dan Pelantar di Tebingtinggi Timur, Dinas PU Ajukan Anggaran Lebih Rp43 Miliar
Rombongan dari Pemkab Kepulauan Meranti saat melakukan Monev pembangunan di Kecamatan Tebingtinggi Timur, Rabu(18/7/2018)
Kamis, 19 Juli 2018 00:48 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Dinas PU dan Penataan Ruang, Perumahan dan Pemukiman Kepulauan Meranti mengajukan anggaran lebih Rp43 miliar untuk 3 pekerjaan di Tebingtinggi Timur. Pembangunan itu berupa pengerasan jalan dan pelantar jembatan.

Disampaikan Kadis PUPRPP, H Herman ST, anggaran tersebut dimasukkan dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler tahun 2019. Lalu, diusahakan juga melalui Bankeu Provinsi Riau.

Dirincikan mantan Kadistamben Kepulauan Meranti tersebut, untuk membangun pelantar di jembatan penghubung antara Sei Tohor ke Sei Tohor Barat sebesar Rp27 miliar.

Lalu ada juga pengerasan bodi jalan dari dermaga ke Sentra IKM berbasis sagu sepanjang lebih kurang 4KM dengan anggaran Rp12 miliar. Ditambah pengerasan jalan dari jembatan penghubung (menuju simpang jalan arah ke Sentra IKM) sepanjang 1,6KM, Rp4,8 miliar.

"Kita ajukan di DAK reguler dan Bankeu provinsi," kata H Herman di sela-sela monitoring dan evaluating (Monev) pembangunan di Seitohor, Rabu (18/7/2018).

Saat Monev, hadir juga Asisten III Setdakab Kepualaun Meranti Rosdaner, KadisperindagkopUKM Azza Faroni, Kabid Rudi, Kepala Bappeda Maamun Murod, Kabag Humas Heri Saputra SH, dan beberapa lainnya.

Saat ini, jembatan penghubung Seitohor dengan Seitohor Barat sudah siap dibangun. Jembatan itu dibangun pada tahun 2017 menggunakan APBD Kepulauan Meranti.

Jembatan setinggi 6 meter itu dianggarkan lebih Rp14 miliar

Ditempat terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUPRPP Kepulauan Meranti, Sabri, selain jembatan juga akan diusahakan pembangunan jalan menuju Lukun. Sebab, masih ada sekitar 7 KM yang harus dibersihkan agar jalan antara Lukun ke Seitohor betul-betul bisa difungsikan.

"Kita usahakan juga pembangunan jalan tersebut. Agar akses lebih mudah menuju ibukota," ujar Sabri. ***‎

Kategori:Voli, Riau
wwwwww