Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
20 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Ronald-Annisa Dihentikan Unggulan Kedua

Ronald-Annisa Dihentikan Unggulan Kedua
Rabu, 01 Agustus 2018 00:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NANJING - Ronald Alexander/Annisa Saufika harus mengakui keunggulan pasangan unggulan kedua asal Tiongkok, di ajang World Championships 2018. Pada laga babak kedua yang berlangsung di Nanjing Youth Olympic Stadium, Selasa (31/7/2018), Ronald/Annisa dikalahkan Wang Yilyu/Huang Dongping, dengan skor 9-21, 21-15, 15-21.

Ini merupakan pertemuan pertama Ronald/Annisa dengan Wang/Huang. Di game pertama, Ronald/Annisa masih beradaptasi dengan lawan dan mencari pola permainan yang sesuai. Pada game kedua, Ronald/Annisa mulai menguasai keadaan, sayangnya mereka tak dapat mempertahankan penampilan mereka hingga game terakhir.

"Memang disayangkan, padahal kami sudah menemukan permainan yang tepat. Tetapi di akhir game kami banyak diserang lawan. Kami sudah berusaha untuk terus cari peluang menyerang lebih dulu, tapi justru banyak ragu-ragu," kata Annisa setelah pertandingan.

"Kami agak hilang fokus waktu pertengahan game ketiga. Nah, kalau hilang fokus sedikit waktu lawan mereka, bisa kehilangan banyak poin," ujar Ronald.

"Awal pertemuan agak kaget sama permainan mereka, selain punya pukulan kencang, mereka juga pertahanannya cukup rapat. Di-smash tidak langsung 'mati'" tambah Ronald.

Ronald/Annisa menyebutkan bahwa ketahanan dan konsistensi di lapangan menjadi hal utama yang harus mereka perkuat saat kembali latihan di Jakarta nanti.

Sementara itu, pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti meraih kemenangan telak atas Do Tuan Duc/Pham Nhu Thao (Vietnam), dengan skor 21-8, 21-6. Praveen/Melati menyusul langkah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja ke babak 16 besar. Hafiz/Gloria melaju lewat kemenangan straight game atas Pranaav Jerry Chopra/Sikki Reddy (India), dengan skor 21-16, 21-4.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww