Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Badminton

Terbukti 'Jual Cewek' untuk Praktik Seks Threesome, Fitria Diganjar 1 Tahun Penjara

Terbukti Jual Cewek untuk Praktik Seks Threesome, Fitria Diganjar 1 Tahun Penjara
Rabu, 01 Agustus 2018 01:05 WIB
SURABAYA - Majelis hakim yang diketuai Timur Pradoko menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun pada Fitria Tanjung, terdakwa kasus dugaan Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO), Senin (30/7/2018).

Atas vonis ini, terdakwa kelahiran Surakarta ini tak kuasa menahan tangis dan langsung menerima vonis hakim. "Terima kasih pak hakim, saya sangat bersyukur," ujarnya.

Sebelumnya terdakwa dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Gusti Putu Karmawan selama tiga tahun penjara. Terdakwa dijerat pasal 2 UU RI no 21 tahun 2007 tentang PTPPO.

Adapun hal yang meringankan terdakwa dimana terdakwa mengaku bersalah dan menyesal, sedangkan hal yang meringankan perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat.

Diketahui perbuatan terdakwa bermula pada 8 Februari 2018 di Hotel Grand Jalan Pemuda, Surabaya digrebek petugas dari Polrestabes Surabaya karena membuka praktik threesome bersama saksi korban Ria Dwi Kuntari.

Sebelumnya, ia bersama saksi korban Ria hendak liburan ke Surabaya dari Surakarta. Lantas terdakwa Fitria membuka Open Booking melalui broadcast pesan whatsapp dengan tarif Rp 1 juta per orang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:beritajatim.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Jawa Timur
wwwwww