Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
24 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
2
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
22 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
3
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
Politik
17 jam yang lalu
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
4
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
Kesehatan
24 jam yang lalu
Sherina Anggap Kalung Anti Corona Takhayul, Semoga Nyawa Tidak Melayang
5
Ekspor Benur Lobster Dibuka, Fahri: Lobster Bisnisnya Nelayan Miskin
Ekonomi
24 jam yang lalu
Ekspor Benur Lobster Dibuka, Fahri: Lobster Bisnisnya Nelayan Miskin
6
Viral Video PHK Massal Maskapai di Medsos, Lion Air: Bukan PHK tapi Pengurangan
Ekonomi
23 jam yang lalu
Viral Video PHK Massal Maskapai di Medsos, Lion Air: Bukan PHK tapi Pengurangan
Home  /  Berita  /  Riau

Kekurangan Uang Hingga Rp307 Miliar, Sejumlah Pembangunan di Inhil Terpaksa Dibatalkan

Kekurangan Uang Hingga Rp307 Miliar, Sejumlah Pembangunan di Inhil Terpaksa Dibatalkan
Juru bicara Banggar DPRD Inhil, M Sabit Bahar
Senin, 06 Agustus 2018 20:10 WIB
Penulis: Rida Ayu Agustina
TEMBILAHAN - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil menjabarkan bahwasanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil mengalami defisit atau kekurangan anggaran untuk pembiayaan belanja mencapai sebesar Rp307 miliar.

"Terhadap Sisa Lebih Pembiyaan Anggaran (SiLPA) pada tahun 2017, sebagaimana hasil audit BPK sebesar Rp10.794.891.708,08 sen, yang selanjutnya akan digunakan sebagai dasar perhitungan SiLPA pada APBD Perubahan 2018, sementara berdasarkan hitungan  Sisa Lebih Pembiyaan Anggaran (SiLPA) 2018 yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2018 adalah sebesar Rp318.459.469. 404,92 sen, jelas Juru Bicara Banggar, M Sabit saat Rapat Paripurna," Senin (6/8/2018).

Dari hitungan ini, dijelaskannya dipastikan APBD 2018 akan mengalami defisit atau kekurangan anggaran untuk pembiayaan belanja mencapai sebesar Rp307.664.557.696, 84 sen.

"Angka yang sangat fantastis dan tentunya kepada Pemkab agar segera mengambil langkah kebijakan dan keputusan yang cepat dan tepat, salah satunya segera melakukan rasioanalisasi belanja disemua OPD," lanjutnya.

Selain itu, Pemkab Inhil diminta segera menghitung kemampuan keuangan ditahun anggaran  2018 ini, terhadap kepastian belanja yang dapat dibiaya sesuai dengan kemampuan keuangan Tahun anggaran 2018 ini.

"Ini luar biasa, kita sudah tidak punya uang lagi. Otomatis APBD-P kita juga tak punya anggaran lagi. Kalau seperti ini proses lelang pun terancam," tukas Sabit saat dikonfirmasi GoRiau.com usai paripurna. (adv)


wwwwww