Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
3
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
8 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
4
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
11 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
5
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
6 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
6
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
6 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Home  /  Berita  /  Riau

Mantan Aktifis BEM Seluruh Indonesia Serukan Mahasiswa Demo Kapolda Riau karena Larang Aksi #2019GantiPresiden

Mantan Aktifis BEM Seluruh Indonesia Serukan Mahasiswa Demo Kapolda Riau karena Larang Aksi #2019GantiPresiden
Emak-emak turun untuk membantu deklarator #2019GantiPresiden
Sabtu, 25 Agustus 2018 20:52 WIB
PEKANBARU - Pelarangan aksi #2019GantiPresiden oleh pihak kepolisian khususnya Polda Riau begitu cepat menyebar ke seluruh Indonesia. Sebagai hak demokrasi warga, kepolisian tidak punya kewenangan untuk melarang.

Karena itu, sejumlah mantan Aktivis BEM seluruh Indonesia serukan kepada mahasiswa demo Kapolda Riau.

Rinaldi Parepare, Koordinator isu Minerba BEM seluruh Indonesia mengatakan ''yang dukung #2019gantipresiden itu bener, yg *TOLAK* #2019gantipresiden juga bener, gak ada yang salah, semua dijamin konstitusi''.

Kemudian jadi msaalah adalah banyak aturan yang dilanggar, banyak hak-hak demokrasi yang dikangkangi. ''Sejak kapan boleh aksi di bandara, mesjid, dll?'' ujarnya.

''Yang hari ini di SSK II teriak "kami cinta damai'' itulah orang-orangg yang sesungguhnya harus segera didamaikan'' tegasnya dalam siaran pers yang diterima GoRiau.com, Sabtu (25/8/2018) malam ini.

Topan Rezki Erlando, mantan Kordinator Lapangan Demo BEM seluruh Indonesia mengatakan Kapolda Riau tidak punya hak untuk melarang orang untuk berkunjung ke tanah Melayu sebab Riau terbuka bagi siapa saja yang mau berkunjung. ''Yang seharusnya dilarang itu yang buat kerusuhan di kawasab objek vital bandara bukan malah tamu dilarang masuk,'' tegasnya.

Suyeni, mantan Menteri Sosial Politik Bem Unri juga ikut meradang dengan sikap Kapolda Riau yang terkesan menghalang-halangi kebebasan berpendapat di muka umum.

''Seluruh Mahasiswa harus protes ke Kapolda, jangan diam, ini preseden buruk terhadap demokrasi di Riau. Menyampaikan pendapat tidak perlu izin Kapolda, cukup pemberitahuan saja dan kepolisian wajib mengamankan dari gangguan kelompok yang ingin mengganggu jalanya kebebasan berpendapat tersebut. Bila perlu demo di kantor Polda Riau,'' tutupnya. (rls)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:PON, Riau, Olympic
wwwwww