Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kemenangan Penting Persija dari RANS Nusantara
Olahraga
9 jam yang lalu
Kemenangan Penting Persija dari RANS Nusantara
2
Arema FC Fokus Recovery Hadapi Laga Terakhir
Olahraga
9 jam yang lalu
Arema FC Fokus Recovery Hadapi Laga Terakhir
3
PSIS Semarang Terus Jaga Asa Tembus 4 Besar
Olahraga
9 jam yang lalu
PSIS Semarang Terus Jaga Asa Tembus 4 Besar
4
Persebaya Ingin Menang dengan Kebanggaan di Laga Terakhir
Olahraga
9 jam yang lalu
Persebaya Ingin Menang dengan Kebanggaan di Laga Terakhir
5
Beri Kesempatan Pemain Minim Bermain, Marcelo Rospide Fokus Strategi Hadapi Persebaya
Olahraga
8 jam yang lalu
Beri Kesempatan Pemain Minim Bermain, Marcelo Rospide Fokus Strategi Hadapi Persebaya
6
Aditya dan Novendra Melejit, Temur Kuybakarov Terlempar dari Klasemen Sementara
Olahraga
5 jam yang lalu
Aditya dan Novendra Melejit, Temur Kuybakarov Terlempar dari Klasemen Sementara
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Asian Games 2018

Ke Semifinal, Jonatan Juga Amankan Medali

Ke Semifinal, Jonatan Juga Amankan Medali
Jonatan Christie
Minggu, 26 Agustus 2018 18:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Jonatan Christie amankan satu medali untuk tim Indonenesia di ajang bulutangkis perorangan Asian Games 2018. Kemenangan Jonatan memastikan dirinya berada di babak empat besar. Joantan menundukkan Wong Wing Ki Vincent (Hong Kong), dalam dua game langsung, dengan skor 21-11, 21-18 di Istora Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (26/8/2018).

Sebelumnya dua medali sudah diamankan dua wakil yang sudah lolos ke semifinal yaitu Tontowi Ahmad/LIliyana Natsir (ganda campuran) dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Di game pertama, Jonatan yang langsung in ke permainan, benar-benar tak memberi kesempatan pada Wong untuk mengembangkan permainan. Jonatan unggul jauh dan Wong seolah melepas game pertama karena sudah begitu sulit untuk mengejar.

Seperti sudah diperkirakan, game kedua berlangsung begitu sengit. Jonatan yang awalnya memimpin perolehan skor 11-9 di interval game kedua, sempat tersusul oleh Wong pada kedudukan 14-15.

Permainan agresif yang penuh dengan jumping smash terus diterapkan Jonatan sepanjang game kedua. Strategi ini cukup berhasil, tekanan demi tekanan yang dilancarkan Jonatan akhirnya menghentikan perlawanan Wong.

"Terima kasih Tuhan, ini berkat bantuan Tuhan. Supporter yang ada di Istora membuat Wong sedikit tegang, di awal dia mati sendiri. Bola yang seharusnya tidak sulit, tetapi tidak bisa dia kembalikan atau out. Ini jadi keuntungan tersendiri buat saya," ujar Jonatan.

"Di game kedua saya dapat lapangan yang 'menang angin', dan Wong punya defense yang kuat. Dia juga pemain yang ulet, nggak mudah dimatikan. Saya nggak expect menang straight game, tadi saya sudah siap untuk game ketiga. Tetapi saat poin sudah 18-18, saya memutuskan untuk banyak menyerang karena dia sering 'mengangkat' bola," tambahnya.

Jonatan masih menunggu calon lawan di semifinal, antara Son Wan Ho (Korea) atau Kenta Nishimoto (Jepang). "Saya belum tau siapa yang menang, jadi lihat hasilnya dulu baru bisa saya bicarakan dengan pelatih," komentar Jonatan ketika ditanya soal peluang di semifinal. *

wwwwwwhttps://143.198.234.52/sonic77https://159.223.193.153/https://64.23.207.118/http://152.42.220.57/